Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Ajari Si kecil Berkuda Yuk, Tanpa Diketahui Hal Ini Bisa Saja Terjadi!


Dari Amirul Mukminin, Umar al-Faruq ibn al-Khattab, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah” (Riwayat Sahih Bukhari/Muslim)

Hadits di atas menggambarkan betapa Rasulullah saw sangat menganjurkan agar seorang muslim berlatih memanah dan berkuda, dimana merupakan dua kegiatan yang terkait satu sama lain. Dan seorang muslim perlu memiliki semangat untuk mempelajari sunnah Rasulullah tentang salah satu dari tiga kegiatan tersebut.

Baca juga : Bukan Setan Ikut Menginap, Ternyata Fenomena "Ketindihan" dalam medis Disebabkan Hal Ini!

Untuk itulah, mengapa sangatlah baik untuk mengajarkan kegiatan tersebut kepada anak. Seperti misalnya berkuda.

Berkuda bisa jadi pilihan yang tepat untuk mengisi waktu luang anak-anak. Selain menyenangkan, menurut penelitian, berkuda ternyata bermanfaat untuk perkembangan otak anak. Para peneliti dari Tokyo University of Agriculture menemukan, menunggang kuda dengan duduk di pelana dapat mengaktifkan bagian otak yang berkaitan dengan kemampuan belajar dan memori.

Para peneliti meneliti efek dari menunggang kuda pada kinerja anak-anak. Mereka membandingkan hasil tes kemampuan otak anak-anak sebelum dan sesudah berkuda. Anak-anak yang berkuda mengalami peningkatan dalam pembelajaran, memori, dan pemecahan masalah.

Penulis studi, Profesor Mitsuaki Ohta mengatakan, gerakan panggul saat berkuda dapat memberikan rangsangan motorik dan sensorik ke tubuh manusia. Hal itu akan mengaktifkan sistem saraf simpatik di otak yang bekaitan dengan pembelajaran dan memori tadi.


Baca juga : Malas Olahraga, Berendam Saja dengan Air Panas! Benarkah Demikian?

Penelitian yang dipublikasikan di Frontiers in Public Health ini menyimpulkan, berkuda dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada anak. Kegiatan berkuda dinilai dapat membuat anak lebih mudah menerima informasi saat belajar.

Manfaat berkuda yang dimaksud bukan ketika anak hanya duduk diam di atas pelana kuda. Tetapi jika anak dapat mengendarai kuda. Saat mengendarai kuda, otak akan berkoordinasi dengan gerakan kaki dan tangan. Peneliti mengklaim, rutin berkuda pun dapat membuat anak lebih cerdas dan unggul di sekolahnya.

Sungguh menakjubkan sekali bukan? Ternyata berkuda bisa membuat efek yang begitu dahsyat untuk anak.

Malas Olahraga, Berendam Saja dengan Air Panas! Benarkah Demikian?


Di era seperti sekarang ini, masih banyak sekali orang yang malas untuk pergi berolahraga. Sebuah dalih yang mengatakan bahwa sangat sibuk ataupun tak ada waktu untuk sekedar melakukan aktifitas otot, menjadikan beberapa orang mengambil hanya sedikit waktu untuk berolahraga.

Baca juga : Sering Takuti Orang Tua, Bayi Botak dan Rambut Lama Tumbuh, Bagaimana Solusinya?

Namun ternyata, jika sedang malas berolahraga, berendam dengan air panas efeknya akan sama! Apa iya? Memangnya olahraga sudah tak penting lagi?

Bukan begitu, seperti yang kita tahu jika tak ada yang lebih nikmat dari mandi air panas setelah berolahraga. Ternyata riset baru di jurnal Temperature menemukan mandi air panas saja membakar kalori dan membantu menurunkan kadar gula darah seperti yang didapat dari berolahraga.

Ahli fisiologi olahraga Steve Faulkner, PhD dan rekan-rekannya meneliti 14 pria untuk melihat bagaimana mandi air panas mempengaruhi gula darah dan pembakaran kalori. Hasilnya, satu jam berendam air panas membakar kurang lebih 140 kalori pada setiap orang. Itu setara jumlah kalori yang dibakar ketika berjalan selama 30 menit.

Bukan itu saja, gula darah yang memuncak setelah makan akan menurun ketika mandi air panas dibandingkan ketika mereka olahraga.

Baca juga : "Anak Saya Sering Muntah di Mobil, Bagaimana Solusinya?", Simak Trik Ini Yuk!

Meskipun hasil riset ini menarik, ini bukan alasan bagi kita untuk tak berolahraga. Pikirkan saja manfaat yang hilang ketika melewatkan waktu olahraga. Olahraga diketahui melindungi tubuh dari penyakit-penyakit tertentu, membuat panjang umur, membangun otot dan masih banyak manfaat lainnya.

Sampel dalam penelitian itu hanya 14 orang dewasa yang semuanya pria. Faulkner berharap melakukan studi yang serupa terhadap wanita segera. So, what do you think about this fact? Ingat, harus tetap berolahraga ya!

Sering Takuti Orang Tua, Bayi Botak dan Rambut Lama Tumbuh, Bagaimana Solusinya?


Siapa sih yang tak ingin mempunyai anak yang berambut lebat, sehingga nampak menggemaskan dan sehat? Memang benar jika rambut yang sehat merupakan cerminan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tak terkecuali pada para ibu yang berharap bayinya juga memiliki rambut yang tebal dan sehat. Seperti misalnya, sosok aktris cantik yang kini sudah menjadi mommy, Astrid Tiar mengaku sempat khawatir karena putri pertamanya, Annabel (4) belum menunjukkan pertumbuhan rambutnya.

Baca juga : "Anak Saya Sering Muntah di Mobil, Bagaimana Solusinya?", Simak Trik Ini Yuk!

"Anakku sempat botak sampai usia dua tahun. Padahal sejak bayi aku rajin memakaikan kemiri, alpukat, dan resep herbal lainnya agar rambut Annabel tumbuh lebat," katanya.

Astrid tidak sendirian. Menurut survei konsumen yang diadakan oleh produk shampoo kepada ibu di Indonesia, terungkap bahwa 66 persen ibu menginginkan bayinya memiliki rambut tebal serta hitam berkilau.

Selain itu, 61 persen responden mengatakan rambut tipis dan juga cepat bau (41 persen) merupakan permasalahan utama yang sering dialami pada bayinya. Menurut dr.Margareta Komalasari, spesialis anak dari RS Pusat Pertamina Jakarta, tebal tipisnya rambut sangat dipengaruhi oleh faktor genetik (50 persen), dan sisanya faktor nutrisi serta lingkungan.

"Faktor genetik tidak bisa kita ubah, kalau ayah atau ibunya rambutnya tipis, anaknya kemungkinan juga berambut tipis," paparnya.

Walau begitu, kita bisa memberikan gizi yang baik dan mengandung zat-zat yang dibutuhkan tubuh agar rambut pun jadi sehat. Selain itu, perawatan kulit kepala juga perlu diperhatikan," ujar Margaret. Pola pertumbuhan rambut setiap anak berbeda-beda. Ada bayi yang sejak lahir rambutnya tipis tetapi saat besar rambutnya tubuh lebat.

"Di usia 3 tahun biasanya akan kelihatan apakah rambut anak akan tebal atau tipis saat besar," katanya.

Tinggal di negara dengan iklim tropis akan membuat rambut anak gampang lepek dan bau. Karena itu, rambut bayi juga perlu dibersihkan.

"Jadi memang harus rajin-rajin keramas. Saat keramas, sel-sel kulit mati akan dibersihkan dan diganti baru, sehingga kulit kepala pun bersih, tidur juga lebih enak," kata Margareta.


Baca juga : Anak Bunda Sudah Sehat dan Cukup Kasih Sayang atau Belum? Yuk Kenali Bersama!

Bukan hanya itu, bayi dan balita juga memiliki kelenjar yang aktif sehingga produksi keringatnya lebih banyak. Mandi dan keramas sebagai mekanisme membersihkan tubuh sebaiknya dilakukan rutin.

"Memandikan bayi juga bisa dipakai sebagai media untuk mempererat ikatan ibu dan bayinya," katanya.

Produk perawatan


Merawat rambut bayi dimulai dengan pemilihan sampo yang tepat. Pilihlah produk yang sesuai dan tidak menimbulkan iritasi, khususnya di bagian mata.

Kemiri mengandung asam linolenat dan linoleat yang merupakan omega-3 yang bermanfaat dalam pertumbuhan rambut, mampu melembabkan, dan meberi kilau alami pada rambut.

Produk ini juga tidak pedih di mata agar kegiatan keramas lebih nyaman. Menurut survei, para ibu melakukan keramas pada anaknya satu kali sehari, ada juga yang dua kali, jadi kegiatan ini harus fun dan bisa menjadi sarana bonding.

"Anak Saya Sering Muntah di Mobil, Bagaimana Solusinya?", Simak Trik Ini Yuk!


Jika membayangkan liburan panjang dan pada akhirnya ingin melakukan perjalan yang cukup memakan waktu, bisa saja para orang tua yang sengaja mengajak serta anak mereka sering merasa kawatir. Mulai dari anak yang mudah rewel, atau tak bisa diam, hingga yang paling dirasa mengganggu yakni sering muntah.

Baca juga : Anak Bunda Sudah Sehat dan Cukup Kasih Sayang atau Belum? Yuk Kenali Bersama!

Tidak semua anak menikmati perjalanan dalam mobil. Sebagian malah selalu mual dan kemudian muntah. Ini menjadi tantangan berat bagi para orangtua.

Banyak keluarga yang memiliki pengalaman dengan anak yang sering muntah di dalam mobil. Mengemudi berjam-jam dengan bau muntahan yang tetap bertahan di dalam mobil sungguh sebuah siksaan. Bila Anda memiliki anak yang cenderung mabuk-darat, beberapa tips berikut ini mungkin bisa membantu mengatasi masalah Anda.

1. Pastikan perut anak sudah terisi. 


Jika anak memiliki perut sensitif saat berada di dalam mobil adalah tidak membiarkan perutnya kosong. Berikan anak kesempatan untuk makan di luar mobil, jika memungkinkan.

Kadang-kadang bau di dalam mobil bisa membuatnya lebih buruk dan mual. Ada yang tak suka aroma cokelat dan jika mencium baunya, si kecil mual. Walaupun tampaknya perut kosong akan lebih baik, dalam jangka panjang, menjaga perut anak kenyang sangat membantu agar anak tidak mudah muntah.

2. Ajarkan anak untuk melihat ke luar jendela.


Ini adalah trik sederhana, tetapi banyak anak yang tidak tahu bahwa jika mewarnai, membaca, atau menonton di tablet, mereka bisa mual. Bebaskan anak dari layar gadget dan anjurkan anak-anak melihat ke luar jendela, ketimbang menunduk menatap gadget. Atau, ajak anak untuk bernyanyi atau bercerita.

3. Selalu siap sedia.


Tak perlu sampai membawa ember buat muntah. Siapkan saja beberapa hal sebelum bepergian, seperti kantong plastik kosong, tisu kering, tisu basah dengan posisi yang mudah dijangkau. Handuk dan pakaian cadangan juga bisa masuk dalam daftar bawaan. Percayalah, tidak ada yang lebih buruk daripada panik di saat-saat terakhir ketika anak Anda bersiap untuk muntah dan Anda tidak punya apa pun untuk menadahnya.

4. Menjaga aliran udara. 


Pastikan anak-anak mendapatkan udara yang cukup di kursi belakang dan sering-seringlah mengecek mereka. Mobil Ibu mungkin berantakan, jadi pastikan mereka tidak mencium apa pun yang menyebabkan mual.


Baca juga : Jangan Berlebihan, Tak Semua Orang Suka Wewangian, Ini Alasannya!

5. Dengarkan Anak Anda.


Dengarkan anak ketika ia bilang ia tak enak badan. Berikan anak beberapa waktu untuk istirahat sejenak, daripada Anda harus menahan napas selama sisa perjalanan karena ada bau muntah di dalam mobil. Percayalah.

6. Jangan menjadi pengemudi yang buruk.


Ini juga yang harus menjadi perhatian. Ayah atau Ibu tak boleh mengemudikan mobil dengan sembarangan. Kenapa? Ini akan memberikan efek buruk bagi anak yang memang rentan muntah saat berada di mobil. Sebaiknya kemudikan mobil secara perlahan dan mantap.

7. Jika semua gagal, cobalah obat-obatan atau trik antimual.


Konsultasikan pada dokter anak jika kondisinya memburuk. Anak mungkin membutuhkan rekomendasi obat dengan dosis tertentu atau obat antimual alami seperti minyak peppermint.

Untuk itu perlu persiapan yang matang, apalagi jika mengajak anak yang memang yang mudah merasa mual dan muntah dengan keadaan di dalam mobil. Periksa dan lakukan hal tersebut sebelumnya untuk mencegah anak muntah, sehingga perjalanan bisa nyaman dan aman sampai tujuan.

Anak Bunda Sudah Sehat dan Cukup Kasih Sayang atau Belum? Yuk Kenali Bersama!


Seperti layaknya semua makhluk hidup yang hidup dan punya sebuah keluarga, apalagi yang dinamakan dengan orang tua, dimana mereka-lah yang seakan menopang sang anak untuk tetap hidup dengan mengajarkan cara bertahan hidup dan memberi contoh yang baik untuk si kecil.

Baca juga : Jangan Berlebihan, Tak Semua Orang Suka Wewangian, Ini Alasannya!

Anak bagaikan kertas putih yang jadi media orangtua untuk menuliskannya. Perilaku anak akan sesuai dengan apa yang orangtua terapkan padanya. Seperti salah satu contoh, misalnya saja seorang anak yang sehat ditandai dengan pertumbuhan yang sesuai dengan grafik, baik berat badan maupun tinggi badan.

Seorang anak akan tumbuh sesuai pola asuh? Yang pasti dari orang tuanya. Kasih sayang dan cinta orang tua mampu membentuk anak menjadi sosok yang ceria dan percaya diri.

Semua ini bisa terlihat melalui perilaku anak, apakah anak tumbuh sehat dan cukup kasih sayang? Seorang Psikolog, Elizabeth Santosa mengatakan ada ciri-ciri yang diberikan anak melalui perilakunya jika ia cukup kasih sayang.

"Dilihat dari prilakunya menyenangkan. Anaknya? merasa aman dan tidak takut," kata wanita yang karib disapa Lizzie itu di Gandaria City Mall, Kebayoran Lama.

Baca juga : Bukan Setan Ikut Menginap, Ternyata Fenomena "Ketindihan" dalam medis Disebabkan Hal Ini!

Selain itu, yang paling mudah dicermati oleh orangtua adalah mudahnya anak beradaptasi dengan lingkungannya. Ciri lainnya adalah anak anda periang dan ramah. Ia mudah sekali menyapa teman-teman sepermainannya atau teman sekolahnya.

Coba mulai sekarang perhatikan perilaku anak. Jika perilaku anak sudah seperti ciri-ciri di atas, tandanya anak cukup mendapatkan kasih sayang orang tua. Untuk itu, sudah benarkah bunda dalam memberi gizi seimbang dan kasih sayang yang cukup? Ada baiknya untuk mengajarkan kepada mereka dengan tegas namun tetap penuh dengan rasa sayang.

Jangan Berlebihan, Tak Semua Orang Suka Wewangian, Ini Alasannya!


Dalam kehidupan ini, banyak sekali hal yang beragam dan pastinya menimbulkan warna yang berbeda-beda dalam dunia. Seperti salah satu misalnya wangi dari bunga yang berbeda dengan wangi akar cemara. Aroma masakan ibu yang semerbak dan mengundang untuk makan, lain dengan bau buku usang di gudang sekolah.

Baca juga : Bukan Setan Ikut Menginap, Ternyata Fenomena "Ketindihan" dalam medis Disebabkan Hal Ini!

Mengapa kita membahas tentang bau? Karena banyak yang pastinya sudah tahu dengan berbagai macam wewangian yang ada di sekitar kita. Pun tak sedikit pula yang menggunakan wangi-wangian untuk menyamarkan bau tak sedap pada badan. Sehingga akan tercium kesegaran sepanjang hari.

Akan tetapi tahukah kamu bahwa tak semua orang menyukai wewangian? Inilah sebabnya.

Seseorang mungkin tak menyukai wangi krim kulit rekan sekerja atau parfum yang tercium samar milik penumpang kereta yang tepat berada di sebelah. Namun, bagi sebagian orang aroma wewangian lebih dari sekadar cocok atau tidak karena bisa memicu gangguan fisik. Sensitivitas pada wewangian diketahui bisa menyebabkan keluhan serius, misalnya saja menyebabkan gangguan migrain sampai sesak napas.

Dalam sebuah survei yang dilakukan pada 1.100 orang mengenai paparan produk wewangian (parfum, kosmetik, pengharum ruangan, atau pewangi cucian), terungkap apa saja keluhan yang dirasakan responden saat mencium aroma parfum.

Sepertiga responden mengatakan mengalami satu atau lebih gangguan fisik terkait produk wewangian, baik itu yang dipakai sendiri atau paparan dari tubuh orang lain. Reaksi yang paling terjadi adalah kesulitan bernapas, termasuk batuk dan sesak. Hampir 17 persen parsitipan melaporkan keluhan itu.

Sementara itu, 14 persen mengatakan mengalami hidung berair dan mata berair, 10 persen mengalami migrain, 9,5 persen menjawab mengalami gangguan kulit, seperti gatal, ruam, atau dermatitis. Reaksi fisik lainnya adalah serangan asma (7,6 persen) dan gangguan pencernaan. Hampir 5 persen responden menjawab mengalami gejala terkait saraf, misalnya pusing. Keluhan lainnya adalah sulit berkonsentrasi atau kesulitan mengingat.


Baca juga : Ini yang Bikin Gemuk, Bedakan antara Lapar Emosi dan Lapar Fisik!

"Berdasarkan studi ini sudah jelas bahwa efek kesehatan dari sensitivitas wewangian bisa terjadi mendadak, parah, dan berpotensi mengganggu," kata peneliti Anne Steinemann, PhD, dari Melbourne, Australia.

Pada orang yang menderita asma, terkadang mereka tidak berani masuk ke toilet umum atau pertokoan karena takut mencium aroma parfum yang dapat memicu asma. Jika termasuk ke dalam golongan yang sensitif pada wewangian, ada beberapa tips untuk melindungi diri. Misalnya saja mencari udara segar atau membuka jendela untuk mencari ventilasi.

Bukan Setan Ikut Menginap, Ternyata Fenomena "Ketindihan" dalam medis Disebabkan Hal Ini!


Mungkin bagi sebagian orang fenomena ketindihan atau tindihan adalah hal mistis yang alasannya belum banyak diketahui dengan pasti. namun, siapa sangka bahwa hal tersebut cukup bisa dijelaskan dalam lingkup dunia medis. Lantas, apa yang membuat kita seakan mimpi buruk dan seperti terasa nyata?

Baca juga : Ini yang Bikin Gemuk, Bedakan antara Lapar Emosi dan Lapar Fisik!

Bayangkan ini: Anda meringkuk di tempat tidur, ada cahaya masuk melalui jendela dan Anda siap untuk tertidur. Tetapi datang saat menakutkan, Anda tidak bisa bergerak. Pikiran Anda terjaga dan mata Anda bisa melihat, tapi seolah-olah tubuh Anda masih tidur.

"Fenomena ini disebut kelumpuhan tidur atau sleep paralysis. Sekitar 40 persen populasi pernah mengalami setidaknya satu episode kelumpuhan tidur," kata Clete Kushida, MD, PhD, direktur medis dari Stanford Sleep Medicine Center Redwood City, California.

Berikut informasi lebih lanjut tentang apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh ketika Anda bangun dan tidak bisa bergerak.

Terjadi ketika Anda ada di antara bangun dan tidur


Kelumpuhan tidur terjadi ketika Anda berada dalam batas antara tidur dan bangun, kata Dr Kushida. Para peneliti tidak mengerti mengapa seseorang bisa terjadi kehilangan kontrol terhadap ototnya.

"Ada dugaan penyebabnya adalah peralihan dari fase rapid eye movement (REM) saat seseorang tidur dengan sangat dalam, ke fase sadar," kata Neil Kline, DO, seorang dokter ahli gangguan tidur di Lancaster, Pennsylvania dan perwakilan dari American Sleep Association.

"Selama fase tidur REM, pada dasarnya otot kita lumpuh. Sleep paralysis diyakini sebagai warisan evolusi untuk mencegah kita menyakiti diri sendiri saat kita bermimpi."

Biasanya, halusinasi ikut terlibat


Bermimpi buruk saat tidur saja sudah menakutkan. Bayangkan jika mimpi itu datang saat mata Anda terbuka. Mimpi tapi 'bangun' atau halusinasi ini terjadi pada hampir tiga perempat orang dengan kelumpuhan tidur, menurut Dr Kushida.

"Halusinasinya bisa apa saja, mulai dari merasakan ada sesuatu yang merayap di kulit, mendengar sesuatu, melihat sesuatu, atau merasa seperti ada seseorang di dalam ruang kamar, atau diri Anda seperti melayang," kata Dr. Kushida.

Kelumpuhan tidur tidak berlangsung lama


Untungnya, biasanya sleep paralysis berlalu dalam hitungan detik atau menit, ujar Dr. Kushida lagi. Namun, bagi yang mengalaminya, itu terasa seperti selamanya.


Baca juga : Petani Kendeng Semen Kaki, Tahukah Bahwa Akibatnya Bisa Seperti Ini?

Dapat terjadi pada siapa saja


"Tidak ada pengaruh jenis kelamin dalam kasus sleep paralysis," kata Dr Kushida. Umumnya, sleep paralysis dimulai pada usia remaja dan dewasa muda (20-an dan 30-an tahun) dan terus di kemudian hari, katanya. "Sleep paralysis juga dipengaruhi faktor keturunan," tambahnya.

Kurang tidur juga memainkan peran


Kelumpuhan tidur lebih sering terjadi pada orang yang kurang tidur. "Saran terbaik adalah memastikan Anda tidur cukup" kata Dr Kline.

"Rata-rata orang dewasa membutuhkan tujuh setengah sampai delapan jam tidur setiap malam," katanya.

Stres bisa jadi pemicu


Cobalah untuk menghindari stres sebanyak mungkin atau mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan stres. Hal itu akan dapat membantu mengurangi frekuensi kelumpuhan tidur, jelas Dr. Kushida.


Mungkin merupakan tanda dari gangguan tidur lain


Kelumpuhan tidur adalah gejala narkolepsi, gangguan tidur parah, yang menyebabkan kantuk berlebihan di siang hari, kata Dr. Kline. Sleep paralysis juga dapat menjadi tanda bahwa Anda memiliki sleep apnea atau gangguan gerakan tungkai periodik, suatu kondisi di mana kaki Anda sering kedutan saat tidur.

Dokter spesialis gangguan tidur dapat membantu


Jika Anda mengalami kelumpuhan tidur lebih dari beberapa kali dalam setahun dan itu memengaruhi kualitas hidup Anda, sebaiknya berkonsultasi ke dokter spesialis gangguan tidur. Dokter akan membantu Anda mengatur jadwal tidur, serta memberi solusi atas keluhan tidur lainnya yang Anda alami.

"Dengan membereskan sumber masalahnya, tingkat keparahan kelumpuhan tidur akan berkurang atau bahkan hilang sama sekali," kata Dr Kushida.

Ini yang Bikin Gemuk, Bedakan antara Lapar Emosi dan Lapar Fisik!


Mungkin ada banyak orang yang sering mempunyai nafsu makan yang teramat besar, hingga ingin mencicipi kudapan apa saja yang terlintas di kepala. Namun tak sedikit juga setelah makan apa yang diharapkan, malah timbul perasaan bersalah. Awas lho, bisa jadi itu lapar emosi. Apa maksudnya?

Baca juga : Bosan dan Tak Bisa Berpikir dengan Baik? Lakukan Hal Ini Saat Jam Kerja!

Seringkali, kita makan untuk memuaskan nafsu dan keinginan kita pada makanan tertentu, bukan karena kita lapar. Selain itu, kita juga ingin makan sesuatu untuk menghilangkan stress, menghilangkan kebosanan, atau untuk teman nonton film. Itulah yang disebut emotional eating. Emotional eating adalah dorongan makan yang muncul untuk memenuhi kebutuhan emosi, bukan untuk memenuhi kebutuhan fisik.

Kita memilih suatu makanan sebagai alasan untuk membuat perasaan lebih bahagia, atau menghilangkan kebosanan memang baik. Namun, jika kita menggunakan makanan sebagai jalan keluar dari masalah kita, hati-hati, kita akan terperangkap dalam siklus emotional eating yang tidak sehat, seperti yang dijelaskan oleh Naomi Ernawati Lestari, S.Psi., M.Psi, psikolog di Light House Indonesia.

Ada perbedaan yang bisa dilihat, apakah kita sedang lapar emosi atau lapar fisik. Lapar emosi biasanya muncul secara tiba-tiba, seperti misalnya ingin makan di cafe yang sedang kita lewati, ingin memesan berbagai kue yang ada di depan kita. Rasa ingin makan dan lapar emosi itu ingin dipenuhi sesegera mungkin. Selain itu, menginginkan makanan tertentu.

Ingat-ingat, apakah kita sering beralasan sedang ngidam saat ingin makan sesuatu padahal kita tidak dalam kondisi hamil? Itulah salah satu tanda lapar emosi.


Baca juga : Menurut Para Ahli Hanya Buang Uang, Padahal Bergizi! Lho?

Kemudian, setelah kita membeli dan makan makanan yang kita inginkan itu, bisa saja kita masih merasa lapar dan ingin makanan yang lain. Setelahnya, lapar emosi juga membuat kita memiliki perasaan bersalah, tidak berdaya, dan malu karena telah makan.

Berbeda dengan lapar fisik yang muncul secara bertahap dan masih bisa ditahan, kita akan makan makanan yang memang menurut kita mengenyangkan. Kita juga mengontrol porsi sesuai kebutuhan kita, dan akan berhenti makan bila merasa lapar. Selain itu, lapar fisik juga tidak membuat kita merasa menyesal karena makan.

Ayo mengaku, hari ini kita makan karena lapar emosi atau lapar fisik?

Manfaat Buah Timun Bagi Kesehatan, Layaknya Buah Semangka Lho


Mentimun adalah jenis sayuran yang familiar di Indonesia. Mentimun dapat dengan mudah kamu temui di menu lalapan yang menyediakan mentimun sebagai pendampingnya. Selain itu, mentimun juga bisa kamu olah menjadi es mentimun yang menyegarkan tenggorokan di tengah cuaca yang panas.

Ketimun merupakan jenis sayuran yang masuk ke dalam keluarga tanaman seperti labu  dan semangka (keluarga Cucurbitaceae). Kandungan air pada sayuran mentimun sama seperti yang ada pada manfaat semangka, yaitu sebagian besar terdiri dari (95 persen) air, yang berarti mengkonsumsi ketimun pada hari musim panas, dapat membantu tubuh tetap terhidrasi.

Di Indonesia sendiri, ketimun banyak dikonsumsi sebagai bahan makanan yang tidak melalui proses pemanasan (di makan mentah), seperti rujak atau lalapan. Banyak mengkonsumsi ketimun, dapat memberikan khasiat yang baik bagi tubuh. Inilah beberapa manfaat ketimun yang baik untuk tubuh kita.

BACA JUGA : Buah Kecil Nan Manis Ini Kaya Akan Nutrisi yang Baik Bagi Tubuh Loh! Inilah 5 Manfaat yang Ada Pada Buah Kelengkeng

1. Menghilangkan racun


Mentimun kaya akan air dan berbagai nutrisi penting yang membantu untuk memperlancar proses detoksifikasi dalam tubuh.

2. Meningkatkan kesehatan pencernaan


Makan mentimun tiap hari sangat mendukung kesehatan pencernaan sebab mentimun kaya serat, kandungan air, serta mendukung sistem metabolisme tubuh.

3. Menyingkirkan bau mulut


Kamu menderita dengan bau mulut? Rajinlah untuk makan mentimun sebab sifat anti bakteri dalam mentimun mampu membunuh bakteri dalam mulut dan menyegarkan napas.

4. Mengurangi risiko kanker


Menurut penelitian, mentimun memiliki sifat anti kanker sehingga mampu menghindarkanmu dari penyakit kanker.

5. Menjaga kesehatan ginjal


Karena rutin makan mentimun bermanfaat untuk menyingkirkan segala macam racun dari dalam tubuh, maka kesehatan ginjal pun akan terjaga.

6. Melindungi Otak


Di dalam ketimun terdapat sejumlah zat yang bernama flavanol (fisetin), yang memiliki manfaat dalam peningkatan memori dan melindungi sel-sel saraf, dari penurunan fungsi otak yang berkaitan dengan usia. Pada penelitian yang dilakukan oleh tikus, senyawa fisetin ini memberikan perlindungan secara progresif terhadap gangguan Alzheimer.

7. Menjaga asupan air bagi tubuh


Ketimun mengandung 96% kadar air yang lebih baik dibanding air biasa. Memekan ketimun, dapat menghindarkan diri dari dehidrasi dan tentunya membantu menetralkan toksin dalam tubuh.

8. Menyehatkan Jantung


Kandungan dalam jus mentimun berupa kalium seperti pada manfaat pisang, juga magnesium dan serat yang sangat baik dikonsumsi bagi penderita darah tinggi atau pun rendah. Keseimbangan kalium di dalam maupun di luar sel-sel sangat penting bagi tubuh, untuk mengontrol keadaan tekanan darah dalam tubuh.

Sebagai elektrolit, kalium adalah ion yang memiliki muatan positif yang harus dipertahankan dalam konsentrasi tertentu (sekitar 30 kali lebih tinggi dalam daripada di luar sel) dalam rangka melaksanakan fungsinya. Hal ini meliputi interaksi zat terhadap sodium, untuk membantu transmisi impuls kontrol saraf, kontraksi otot, dan fungsi jantung.

9. Baik untuk kesehatan gigi dan gusi


Mengunyah mentimun dapat merangsang kelenjar air liur untuk memproduksi lebih banyak dan dapat mengurangi zat asam pada rongga mulut serta bekteri yang tumbuh di dalamnya. Penyakit gusi lain seperti pyorrea secara efektif dapat diobati oleh ketimun.

10. Menjaga Berat Badan yang Sehat


Ketimun sangat rendah kalori, yang bekerja seperti manfaat apel untuk diet. Membuat camilan dengan mengisi satu cangkir mentimun, hanya mengandung 16 kalori. Serat larut dalam mentimun bertekstur seperti gel dalam usus, yang membantu untuk memperlambat pencernaan. Perut akan merasa kenyang lebih lama dan inilah yang merupakan salah satu alasan, mengapa makanan kaya serat dapat membantu mengontrol berat badan.

11. Mengurangi lingkaran hitam pada mata


Manfaat ketimun pada kandungan zat silika pada timun dapat membantu peremajaan kulit sekitar mata. Cukup kompres saja dengan potongan ketimun pada mata.

BACA JUGA : Jangan Remehkan Buah Imut Ini. Selain Manis Juga Menyimpan Berjuta Manfaat Terutama Bagi Kecantikan

12. Mengurangi bintik hitam


Parutan ketimun yang dibaluri ke daerah wajah dan leher, dipercaya mampu mengurangi bintik-bintik hitam akibat paparan matahari. Hal ini karena timun dapat digunakan sebagai tonik alami.

13. Mencegah kerutan pada kulit


Manfaat ketimun memberikan rasa kesegaran yang alami bagi kulit, karena sifatnya yang mengandung air sehingga baik untuk membersihkan wajah dan melembabkan kulit. Potongan timun cukup di tempelkan pada kulit secara rutin.

Sebagian besar makanan alami memang memberikan manfaat sejumlah nutrisi yang penting bagi tubuh, seperti ketimun ini. Konsumsi setiap ragam jenis buah dan sayur untuk mencukupi setiap kebutuhan nutrisi tubuh.

Bahaya Minum Sambil Berdiri Menurut Penelitian


Minum air putih cukup setiap harinya memang bisa bantu menjaga kesehatan tubuh. Tapi ternyata bukan cuma banyaknya air putih saja yang perlu kita perhatikan tapi juga cara kita meminumnya. Posisi tubuh saat minum air putih ternyata bisa memberi dampak yang cukup signifikan terhadap kesehatan.

Sebaiknya kalau minum air putih itu dengan posisi duduk. Jangan berdiri. Kenapa? Karena ternyata minum air putih sambil berdiri itu bisa memberi sejumlah dampak negatif. Selengkapnya, yuk kita ikuti infonya di sini.

BACA JUGA : Keajaiban Minum Air Putih Saat Perut Kosong Selama Sebulan, Ini yang Akan Kamu Dapatkan

1. Berisiko Terkena Artritis


Info ini mungkin sangat mengejutkan, ya. Kok bisa sih cuma minum sambil berdiri saja bisa menyebabkan artritis? Minum air sambil berdiri bisa mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh. Akibatnya bisa terjadi penumpukan cairan di sendi-sendi tubuh dan menyebabkan artritis.

Artritis adalah peradangan pada satu atau lebih persendian, yang disertai dengan rasa sakit, kebengkakan, kekakuan, dan keterbatasan bergerak.

2. Mengganggu Sistem Pencernaan


Minum air sambil berdiri, maka air akan mengalir melewati usus dan menciprat ke dinding perut. Cipratan ini bisa mengakibatkan kerusakan sistem pencernaan dalam jangka panjang karena merusak dinding perut dan saluran pencernaan.

Sementara kalau minum sambil duduk, otot dan sistem saraf dalam kondisi rileks dan membuat cairan yang diminum bisa cepat dicerna dengan baik bersamaan dengan makanan lain.

3. Haus Susah Hilang


Ternyata haus bakal susah hilang kalau minum air putih sambil berdiri. Malah rasanya haus nggak hilang-hilang. Ada baiknya untuk minum sambil duduk dan menyesap air minum sedikit demi sedikit.

4. Ginjal Tak Bisa Menyaring Air dengan Baik


Minum air sambil berdiri membuat proses penyaringan yang dilakukan ginjal tak optimal. Bahkan kotoran bisa menumpuk di ginjal dan kandung kemih yang bisa menyebabkan gangguan saluran kemih. Dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan permanen di ginjal.

5. Tak Bisa Mengencerkan Kadar Asam di Dalam Tubuh


Air memang sebaiknya diminum sedikit dan perlahan-lahan sambil duduk. Dengan begitu, air bisa bantu mengencerkan kadar asam di dalam tubuh yang disesuaikan dengan proporsi air yang dibutuhkan. tubuh. Jadi kalau minum air sambil berdiri, proses pengenceran kadar asam ini bisa terganggu.

6. Menyebabkan Ulser dan Heartburn


Minum air sambil berdiri, air akan mengalir dan menciprat ke area kerongkongan bagian bawah dengan cukup keras. Hal ini bisa mengganggu sfingter (kumpulan serabut otot yang berbentuk seperti cincin yang bekerja untuk menutup jalur atau pembukaan alamiah pada tubuh) dan bisa menimbulkan sensasi terbakar di kerongkongan karena zat asam di perut naik ke atas.

Minum sambil berdiri juga meningkatkan risiko terkena ulser dan heartburn. Heartburn merupakan gejala utama dari penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), yang terjadi ketika isi lambung kembali naik ke kerongkongan (Esofagus).

BACA JUGA : 9 Manfaat Luar Biasa Minum Air Jeruk Nipis

7. Saraf-Saraf Menegang Kalau Minum Sambil Berdiri


Disadari atau tidak, saraf tubuh bisa menegang saat kita minum dalam keadaan berdiri. Sebaliknya, jika kita minum sambil duduk maka sistem parasimpatetik akan terkondisikan lebih rileks sehingga saraf tak akan tegang. Proses penyerapan air minum dan pencernaan pun bisa berjalan dengan lebih baik.

8. Luka pada lambung


Pada saat minum saambil berdiri kondisi air yang masuk kedalam lambung secara tiba tiba akan mengalir secara tidak merata dan menyebabkan makanan dalam lambung sulit untuyk dicerna , Hal ini dapat melukai dinding lambung dan membuat luka yang memicu seseorang mengalami peradangan lambung yang nantinya bisa meningkatkan kadar asam lambung dalam lambung.

13 Dampak Buruk Anak Sering Bermain Gadget, Jangan Sembarangan Lho Bunda


Banyak sekali dampak buruk smartphone bagi anak balita, namun orang tua zaman sekarang meskipun sudah tahu tapi mungkin karena rasa sayang pada anaknya tetap saja meminjamkan atau bahkan memberikan smartphone maupun tablet khusus pada mereka yang masih balita, pernah kan?

Alasannya yang paling umum yang sering dijumpai adalah untuk membuat anak bisa duduk tenang dan tidak mengganggu kegiatan orang tua. Alasan lain adalah untuk membahagiakan anak dengan memberikan dia hadiah gadget tersebut pada saat ulang tahunnya, yaitu dengan mengisi gadget tersebut dengan berbagai macam game, video dan aplikasi pembelajaran. Tapi paling banyak sih game dan nonton video untuk anak-anak di Youtube.

Anak-anak yang masih berusia dibawah 2 tahun sebaiknya jangan terlalu lama menggunakan gadget, baik itu smartphone, tablet maupun komputer PC, begitu menurut American Academy of Pediatrics. Selain itu semakin kecil usia anak saat mulai menggunakan gadget, maka semakin besar pula pengaruhnya terhadap anak, padahal balita otaknya sedang tumbuh dengan pesat.

Jadi mulai saat ini diharapkan orang tua sebaiknya jangan terlalu menganggap remeh smartphone yang digunakan anak tercinta. Karena selain fungsi dan kegunaannya sangat banyak, penggunaan smartphone tanpa pengawasan dan tanpa panduan orang tua juga bisa merugikan anak itu sendiri.

BACA JUGA : Inilah Dampak Buruknya pada Otak Anak jika terlalu Sering Dibentak

1. Susah tidur


Dampak buruk smartphone yang pertama adalah bisa bikin susah tidur, karena hampir semua layar gadget mengeluarkan yang namanya blue light yang menyerupai cahaya pada siang hari. Cahaya tersebut dapat mengirimkan sinyal yang salah pada otak anak dan bisa membingungkan bagi tubuh manusia. Jadi apabila pada malam hari anak jadi susah tidur, disarankan untuk memberlakukan kegiatan tanpa gadget dirumah Anda 1-3 jam sebelum tidur dan mengganti dengan membaca buku bersama-sama, atau menceritakan dongeng-dongeng yang bermanfaat bagi mereka.

2. Kurang gerak


Sudah menjadi kebiasaan seorang anak untuk terus bergerak, lari-larian, melompat, menari dan bermain untuk membatu pertumbuhan fisik yang sehat dan juga kuat. Namun anak-anak sekarang terlalu nyaman bermain gadget yang sudah pasti hanya duduk diam, dan ini tentu memiliki dampak buruk bagi anak. Jika hal tersebut terlalu sering terjadi, maka bisa saja anak jadi obesitas.

Oleh karena itu disarankan untuk para orang tua modern sekarang ini agar lebih sering membawa anak-anak untuk melakukan aktivitas fisik seperti bermain bola, berenang, main sepeda, atau kegiatan lain yang membuat mereka banyak bergerak.

3. Gangguan pada mata


Terlalu sering menatap layar dianggap bisa menyebabkan mata jadi buram, kering dan bahkan jadi sering sakit kepala. Walaupun belum ada laporan resmi untuk kerusakan mata tersebut. Orang tua disarankan untuk mengajarkan anak untuk menjaga jarak pandang antara mata dan juga layar, selain itu atur tingkat terang dan gelapnya, jangan terlalu terang, dan suruh anak untuk beristirahat setiap 10 ñ 20 menit sekali.

4. Nyeri / Sakit


Terlalu lama bermain smartphone bisa menyebabkan sakit pada beberapa bagian tubuh, seperti pada bahu, leher, punggung, tangan dan jari. Ajarkan anak untuk sering beristirahat dan ajarkan juga mereka posisi duduk yang baik dan posisi gadget jangan sampai lebih tinggi dari mata. Hal ini untuk mengurangi dampak leher terlalu lama mendongak. Anda bisa baca tulisan kita sebelumnya tentang posisi duduk yang baik saat main komputer.

5. Konsentrasi jadi pendek


Terlalu lama dalam menggunakan gadget ternyata dapat membuat seseorang sulit untuk berkonsentrasi dalam jangka waktu lama pada sesuatu. Oleh karena itu, orang tua diasarankan untuk berlatih berbagai hal untuk bisa membuat anak menjadi tenang tanpa harus memanfaatkan gadget. Hal ini demi kesehatan dan juga masa depan anak tercinta lho.

6. Kemampuan bersosialisasi berkurang


Pengguna gadget tetap mampu untuk bersosialisasi dengan melakukan hubungan melalui berbagai aplikasi yang ada. Namun anak-anak juga perlu untuk memiliki kemampuan membaca emosi orang lain, caranya tentu dengan melakukan interaksi langsung dengan bertatap muka. Itu sebabnya, pembatasan waktu dalam penggunaan gadget adalah jalan keluar terbaiknya.

7. Rasa cemas yang berlebihan


Apabila anak Anda sudah cukup besar, waspadai kegiatan mereka di sosial media. Karena disitu ada banyak sekali yang bisa mereka lihat, bahkan hal-hal yang buruk. Salah satunya adalah, kemungkinan mereka yang cenderung jadi membandingkan dirinya dengan teman-teman yang mereka lihat di sosial media, atau bahkan mereka sangat sibuk berusaha untuk membuat orang lain memberikan like atau komentar.

Tentu sangat disayangkan sekali jika energi mereka hanya dihabiskan untuk hal tersebut. Oleh sebab itu, peran orang tua untuk mengawasi anak di sosial media jadi sangat penting, lakukan diskusi dengan anak tentang cara-cara bersosial media, seperti bagaimana menanggapi apa yang dilihatnya, jangan sampai terlalu berlebihan merespon, jangan juga sampai mengejek orang lain, atau bahkan menghakimi temannya yang akhirnya bisa menimbulkan masalah dalam hubungan pertemanannya.

8. Gangguan mental


Rasanya seperti tidak mungkin anak-anak yang masih berusia sangat dini bisa mengalami gangguan kejiwaan. Tapi, sejumlah studi menyimpulkan bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan dapat berpotensi menjadi penyebab tingkat depresi pada anak, kurang konsentrasi, kecemasan, autisme, bipolar, serta perilaku bermasalah lainnya.

9. Perilaku agresif


Media komunikasi yang sekarang makin tidak terkontrol terkadang menyuguhkan aksi kekerasan yang dapat menyebabkan anak menjadi lebih agresif. Ditambah kini banyak media maupun video game yang menampilkan perilaku-perilaku tindak kekerasan fisik dan seksual. Amerika Serikat sendiri bahkan memasukkan bentuk kekerasan dalam media sebagai sebuah risiko kesehatan masyarakat karena pengaruh negatifnya terhadap anak-anak.

10. Jadi pelupa


Bermacam bentuk teknologi media saat ini memproses informasi dengan sangat cepat. Akibatnya, anak terlalu cepat dalam memproses informasi, mereka malah cenderung jadi kurang bisa berkonsentrasi serta daya ingatnya menurun. Apanila anak-anak tidak bisa berkonsentrasi, maka tentu efek sampingnya mereka akan mengalami berbagai kesulitan dalam belajar.

11. Jadi kecanduan


Orangtua yang terbiasa hidup dengan gadget, seringa kali membuat anak merasa tidak diperhatikan dan bahkan asyik sendiri dengan smartphone atau tabletnya. Dampaknya, hal tersebut menjadi kebiasaan dan bisa menimbulkan kecanduan terhadap gadget. Penelitian Gentile menyebutkan, 1 dari 11 anak yang berusia antara 8-18 tahun kecanduan teknologi gadget.

BACA JUGA : 3 Kata Ajaib Ini, Dapat Merubah Perilaku Anak Anda. Buktikan!

12. Terkena radiasi


Telepon seluler serta berbagai teknologi nirkabel lainnya mengeluarkan radiasi yang bisa berbahaya untuk kesehatan. Anak-anak yang sering bermain dengan gadget bisa berisiko sering terpapar oleh radiasi tersebut. Padahal, sistem kekebalan tubuh dan otak mereka sedang dalam masa pertumbuhan. Sayang banget kan?

13. Menghambat perkembangan


Anak-anak yang memiliki ketergantungan dengan gadget cenderung akan mengalami hambatan dalam proses perkembangannya. Hal ini karena anak-anak yang asyik bermain gadget jarang bergerak sehingga menghambat proses pertumbuhan.