Showing posts with label Gaya Hidup. Show all posts
Showing posts with label Gaya Hidup. Show all posts

Ajari Si kecil Berkuda Yuk, Tanpa Diketahui Hal Ini Bisa Saja Terjadi!


Dari Amirul Mukminin, Umar al-Faruq ibn al-Khattab, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah” (Riwayat Sahih Bukhari/Muslim)

Hadits di atas menggambarkan betapa Rasulullah saw sangat menganjurkan agar seorang muslim berlatih memanah dan berkuda, dimana merupakan dua kegiatan yang terkait satu sama lain. Dan seorang muslim perlu memiliki semangat untuk mempelajari sunnah Rasulullah tentang salah satu dari tiga kegiatan tersebut.

Baca juga : Bukan Setan Ikut Menginap, Ternyata Fenomena "Ketindihan" dalam medis Disebabkan Hal Ini!

Untuk itulah, mengapa sangatlah baik untuk mengajarkan kegiatan tersebut kepada anak. Seperti misalnya berkuda.

Berkuda bisa jadi pilihan yang tepat untuk mengisi waktu luang anak-anak. Selain menyenangkan, menurut penelitian, berkuda ternyata bermanfaat untuk perkembangan otak anak. Para peneliti dari Tokyo University of Agriculture menemukan, menunggang kuda dengan duduk di pelana dapat mengaktifkan bagian otak yang berkaitan dengan kemampuan belajar dan memori.

Para peneliti meneliti efek dari menunggang kuda pada kinerja anak-anak. Mereka membandingkan hasil tes kemampuan otak anak-anak sebelum dan sesudah berkuda. Anak-anak yang berkuda mengalami peningkatan dalam pembelajaran, memori, dan pemecahan masalah.

Penulis studi, Profesor Mitsuaki Ohta mengatakan, gerakan panggul saat berkuda dapat memberikan rangsangan motorik dan sensorik ke tubuh manusia. Hal itu akan mengaktifkan sistem saraf simpatik di otak yang bekaitan dengan pembelajaran dan memori tadi.


Baca juga : Malas Olahraga, Berendam Saja dengan Air Panas! Benarkah Demikian?

Penelitian yang dipublikasikan di Frontiers in Public Health ini menyimpulkan, berkuda dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada anak. Kegiatan berkuda dinilai dapat membuat anak lebih mudah menerima informasi saat belajar.

Manfaat berkuda yang dimaksud bukan ketika anak hanya duduk diam di atas pelana kuda. Tetapi jika anak dapat mengendarai kuda. Saat mengendarai kuda, otak akan berkoordinasi dengan gerakan kaki dan tangan. Peneliti mengklaim, rutin berkuda pun dapat membuat anak lebih cerdas dan unggul di sekolahnya.

Sungguh menakjubkan sekali bukan? Ternyata berkuda bisa membuat efek yang begitu dahsyat untuk anak.

Jangan Memaksa Cinta, Karena Tuhan Tak Memberinya Amarah, Namun Asmara!


Ketika seseorang jatuh cinta, dan pada akhirnya satu hal yang ia tahu. Cinta datang dari Yang Maha Kuasa, dimana tak ada seorang pun yang bisa menyalahkannya. Rasa cinta mendalam yang tersampaikan atau hanya cinta lewat ungkapan tanpa ada kepastian.

Baca juga : Cinta itu Makanan Jiwa, Entah Halal atau Haram, Kamu yang Menentukan!

Pun cinta merupakan misteri. Ia bisa datang kapan pun, di manapun dan berlabuh kepada siapapun yang dikehendaki hati. Perkara cinta, apa yang paling membahagiakan darinya? Tentunya ketika cinta itu terbalas dengan indah dan tulus. Ketika seseorang yang namanya ada di hati kita juga menyimpan nama kita di hatinya.

Banyak yang mengatakan jika sebenar-benarnya cinta adalah cinta yang penuh penerimaan. Mau memberi dan menerima cinta tanpa dipaksa, memaksa atau terpaksa.

"Hadiah terbesar yang dapat kamu berikan kepada orang lain, khususnya pada pasangan adalah karunia cinta tanpa syarat. Cinta yang penuh penerimaan. -Brian Tracy-

Tapi, bagaimana jika kamu menaruh cinta pada seseorang sementara dia tak ingin menerima cinta tersebut? Atau sebaliknya. Ada seseorang yang benar-benar mencintaimu dengan tulus, penuh penerimaan dan rela berkorban apapun untukmu sementara kamu tak pernah menaruh sedikit pun cinta untuknya? Kalau memang tak menemukan titik temu untuk perasaan cinta yang sedang kamu rasa, cobalah untuk lebih bisa menerima kenyataan tersebut.

Mencintai & Dicintai Meski Pada Tempatnya


Soal-menyoal cinta, ini penting dilakukan pada tempatnya. Tentunya agar bertemu kata sepakat untuk kedua orang yang sedang menjalaninya. Tak apa kamu mencintai seseorang dengan begitu besar. Tak apa kamu mencintai seseorang dari hatimu yang paling dalam. Kamu tak salah. Cinta memang terbiasa datang secara tiba-tiba dan terkadang tidak tahu tempatnya. Hanya saja, kamu tetap harus selalu berpikir logis dan jangan terlalu menggunakan hati saat mencintai.

Ketika seseorang yang sedang kamu cintai tak memiliki perasaan yang sama, dipastikan ini akan memercikkan luka di hati. Tak perlu menyalahkannya, bukankah kamu dulu yang mencintainya? Tak perlu pula menyalahkan dirimu sendiri, cukup jalani yang kamu rasa saat ini dan terus meminta tuntunan terbaik dari sang Maha Pemilik Cinta. Pasrahkan segalanya padaNya agar cintamu bisa berlabuh pada tempatnya. Tempat di mana cintamu bisa menemukan kata sepakat serta bahagia.

Cinta Hadir Bukan Karena Terpaksa


Hadirnya cinta yang sesungguhnya adalah tanpa paksaan di dalamnya. Cinta yang tulus tak akan hadir karena ia dipaksa atau memaksa. Tidak ada alasan untuk mencintai. Ketika kamu memberi cintamu untuk seseorang, kamu tak akan punya alasan kenapa kamu bisa memberikan cinta tersebut. Begitu pun saat kamu mau menerima cinta seseorang, kamu tak pernah punya alasan kenapa kamu mau menerimanya.

Kalau memang seseorang yang sedang kamu cintai tak membalas cintamu, cobalah untuk menerimanya dengan perasaan tenang dan berserah. Memaksa seseorang yang kamu cintai untuk memberikan cintanya untukmu sementara ia sama sekali tak memilikinya, ini justru akan membuatmu sakit hati. Juga, ketika kamu memaksa dirimu sendiri untuk mencintai seseorang yang sama sekali tak kamu cintai, tak hanya membuatmu sakit hati, ini juga sama saja dengan menyiksa dan melukai dirimu sendiri.


Baca juga : Berhati-hatilah, Karena Lidah Itu Senapan, Maka yang Terlontar Adalah Peluru!

Nikmati Rasa yang Ada, Bahagia & Sedih Sewajarnya


Nikmati saja rasa yang ada di hatimu. Bahagia karena cinta boleh-boleh saja. Tapi ingat, berbahagialah sewajarnya saja. Begitu pun dengan perasaan sedih karena cinta, sedihlah sewajarnya saja. Pada dasarnya, segala yang berlebihan tidak akan menuai kebaikan. Segala yang berlebihan tak jarang justru akan membuatmu merasa tertekan dan berantakan.

Saat kamu mencintai seseorang dan terlena dengan cinta tersebut, usahakan untuk tetap mengontrol diri dan memasrahkan cinta tersebut kepada sang Maha Pemilik Cinta. Biarkan Dia yang menuntunmu menemukan cinta terbaik, terindah dan paling tepat untukmu. Jangan sampai, kamu menjadi seseorang yang terlalu memaksa dan mendahului segala ketetapanNya.

Berbicara cinta, kamu tak perlu khawatir. Waktu dan rencana dariNya yang akan menjawab semuanya. Cinta yang indah dan benar-benar mengena di hati adalah cinta yang penuh penerimaan. Cinta yang murni memberi dan meminta tanpa alasan. Cinta yang murni hadir tanpa dipaksa ataupun memaksa.

Malas Olahraga, Berendam Saja dengan Air Panas! Benarkah Demikian?


Di era seperti sekarang ini, masih banyak sekali orang yang malas untuk pergi berolahraga. Sebuah dalih yang mengatakan bahwa sangat sibuk ataupun tak ada waktu untuk sekedar melakukan aktifitas otot, menjadikan beberapa orang mengambil hanya sedikit waktu untuk berolahraga.

Baca juga : Sering Takuti Orang Tua, Bayi Botak dan Rambut Lama Tumbuh, Bagaimana Solusinya?

Namun ternyata, jika sedang malas berolahraga, berendam dengan air panas efeknya akan sama! Apa iya? Memangnya olahraga sudah tak penting lagi?

Bukan begitu, seperti yang kita tahu jika tak ada yang lebih nikmat dari mandi air panas setelah berolahraga. Ternyata riset baru di jurnal Temperature menemukan mandi air panas saja membakar kalori dan membantu menurunkan kadar gula darah seperti yang didapat dari berolahraga.

Ahli fisiologi olahraga Steve Faulkner, PhD dan rekan-rekannya meneliti 14 pria untuk melihat bagaimana mandi air panas mempengaruhi gula darah dan pembakaran kalori. Hasilnya, satu jam berendam air panas membakar kurang lebih 140 kalori pada setiap orang. Itu setara jumlah kalori yang dibakar ketika berjalan selama 30 menit.

Bukan itu saja, gula darah yang memuncak setelah makan akan menurun ketika mandi air panas dibandingkan ketika mereka olahraga.

Baca juga : "Anak Saya Sering Muntah di Mobil, Bagaimana Solusinya?", Simak Trik Ini Yuk!

Meskipun hasil riset ini menarik, ini bukan alasan bagi kita untuk tak berolahraga. Pikirkan saja manfaat yang hilang ketika melewatkan waktu olahraga. Olahraga diketahui melindungi tubuh dari penyakit-penyakit tertentu, membuat panjang umur, membangun otot dan masih banyak manfaat lainnya.

Sampel dalam penelitian itu hanya 14 orang dewasa yang semuanya pria. Faulkner berharap melakukan studi yang serupa terhadap wanita segera. So, what do you think about this fact? Ingat, harus tetap berolahraga ya!

Sering Takuti Orang Tua, Bayi Botak dan Rambut Lama Tumbuh, Bagaimana Solusinya?


Siapa sih yang tak ingin mempunyai anak yang berambut lebat, sehingga nampak menggemaskan dan sehat? Memang benar jika rambut yang sehat merupakan cerminan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tak terkecuali pada para ibu yang berharap bayinya juga memiliki rambut yang tebal dan sehat. Seperti misalnya, sosok aktris cantik yang kini sudah menjadi mommy, Astrid Tiar mengaku sempat khawatir karena putri pertamanya, Annabel (4) belum menunjukkan pertumbuhan rambutnya.

Baca juga : "Anak Saya Sering Muntah di Mobil, Bagaimana Solusinya?", Simak Trik Ini Yuk!

"Anakku sempat botak sampai usia dua tahun. Padahal sejak bayi aku rajin memakaikan kemiri, alpukat, dan resep herbal lainnya agar rambut Annabel tumbuh lebat," katanya.

Astrid tidak sendirian. Menurut survei konsumen yang diadakan oleh produk shampoo kepada ibu di Indonesia, terungkap bahwa 66 persen ibu menginginkan bayinya memiliki rambut tebal serta hitam berkilau.

Selain itu, 61 persen responden mengatakan rambut tipis dan juga cepat bau (41 persen) merupakan permasalahan utama yang sering dialami pada bayinya. Menurut dr.Margareta Komalasari, spesialis anak dari RS Pusat Pertamina Jakarta, tebal tipisnya rambut sangat dipengaruhi oleh faktor genetik (50 persen), dan sisanya faktor nutrisi serta lingkungan.

"Faktor genetik tidak bisa kita ubah, kalau ayah atau ibunya rambutnya tipis, anaknya kemungkinan juga berambut tipis," paparnya.

Walau begitu, kita bisa memberikan gizi yang baik dan mengandung zat-zat yang dibutuhkan tubuh agar rambut pun jadi sehat. Selain itu, perawatan kulit kepala juga perlu diperhatikan," ujar Margaret. Pola pertumbuhan rambut setiap anak berbeda-beda. Ada bayi yang sejak lahir rambutnya tipis tetapi saat besar rambutnya tubuh lebat.

"Di usia 3 tahun biasanya akan kelihatan apakah rambut anak akan tebal atau tipis saat besar," katanya.

Tinggal di negara dengan iklim tropis akan membuat rambut anak gampang lepek dan bau. Karena itu, rambut bayi juga perlu dibersihkan.

"Jadi memang harus rajin-rajin keramas. Saat keramas, sel-sel kulit mati akan dibersihkan dan diganti baru, sehingga kulit kepala pun bersih, tidur juga lebih enak," kata Margareta.


Baca juga : Anak Bunda Sudah Sehat dan Cukup Kasih Sayang atau Belum? Yuk Kenali Bersama!

Bukan hanya itu, bayi dan balita juga memiliki kelenjar yang aktif sehingga produksi keringatnya lebih banyak. Mandi dan keramas sebagai mekanisme membersihkan tubuh sebaiknya dilakukan rutin.

"Memandikan bayi juga bisa dipakai sebagai media untuk mempererat ikatan ibu dan bayinya," katanya.

Produk perawatan


Merawat rambut bayi dimulai dengan pemilihan sampo yang tepat. Pilihlah produk yang sesuai dan tidak menimbulkan iritasi, khususnya di bagian mata.

Kemiri mengandung asam linolenat dan linoleat yang merupakan omega-3 yang bermanfaat dalam pertumbuhan rambut, mampu melembabkan, dan meberi kilau alami pada rambut.

Produk ini juga tidak pedih di mata agar kegiatan keramas lebih nyaman. Menurut survei, para ibu melakukan keramas pada anaknya satu kali sehari, ada juga yang dua kali, jadi kegiatan ini harus fun dan bisa menjadi sarana bonding.

"Anak Saya Sering Muntah di Mobil, Bagaimana Solusinya?", Simak Trik Ini Yuk!


Jika membayangkan liburan panjang dan pada akhirnya ingin melakukan perjalan yang cukup memakan waktu, bisa saja para orang tua yang sengaja mengajak serta anak mereka sering merasa kawatir. Mulai dari anak yang mudah rewel, atau tak bisa diam, hingga yang paling dirasa mengganggu yakni sering muntah.

Baca juga : Anak Bunda Sudah Sehat dan Cukup Kasih Sayang atau Belum? Yuk Kenali Bersama!

Tidak semua anak menikmati perjalanan dalam mobil. Sebagian malah selalu mual dan kemudian muntah. Ini menjadi tantangan berat bagi para orangtua.

Banyak keluarga yang memiliki pengalaman dengan anak yang sering muntah di dalam mobil. Mengemudi berjam-jam dengan bau muntahan yang tetap bertahan di dalam mobil sungguh sebuah siksaan. Bila Anda memiliki anak yang cenderung mabuk-darat, beberapa tips berikut ini mungkin bisa membantu mengatasi masalah Anda.

1. Pastikan perut anak sudah terisi. 


Jika anak memiliki perut sensitif saat berada di dalam mobil adalah tidak membiarkan perutnya kosong. Berikan anak kesempatan untuk makan di luar mobil, jika memungkinkan.

Kadang-kadang bau di dalam mobil bisa membuatnya lebih buruk dan mual. Ada yang tak suka aroma cokelat dan jika mencium baunya, si kecil mual. Walaupun tampaknya perut kosong akan lebih baik, dalam jangka panjang, menjaga perut anak kenyang sangat membantu agar anak tidak mudah muntah.

2. Ajarkan anak untuk melihat ke luar jendela.


Ini adalah trik sederhana, tetapi banyak anak yang tidak tahu bahwa jika mewarnai, membaca, atau menonton di tablet, mereka bisa mual. Bebaskan anak dari layar gadget dan anjurkan anak-anak melihat ke luar jendela, ketimbang menunduk menatap gadget. Atau, ajak anak untuk bernyanyi atau bercerita.

3. Selalu siap sedia.


Tak perlu sampai membawa ember buat muntah. Siapkan saja beberapa hal sebelum bepergian, seperti kantong plastik kosong, tisu kering, tisu basah dengan posisi yang mudah dijangkau. Handuk dan pakaian cadangan juga bisa masuk dalam daftar bawaan. Percayalah, tidak ada yang lebih buruk daripada panik di saat-saat terakhir ketika anak Anda bersiap untuk muntah dan Anda tidak punya apa pun untuk menadahnya.

4. Menjaga aliran udara. 


Pastikan anak-anak mendapatkan udara yang cukup di kursi belakang dan sering-seringlah mengecek mereka. Mobil Ibu mungkin berantakan, jadi pastikan mereka tidak mencium apa pun yang menyebabkan mual.


Baca juga : Jangan Berlebihan, Tak Semua Orang Suka Wewangian, Ini Alasannya!

5. Dengarkan Anak Anda.


Dengarkan anak ketika ia bilang ia tak enak badan. Berikan anak beberapa waktu untuk istirahat sejenak, daripada Anda harus menahan napas selama sisa perjalanan karena ada bau muntah di dalam mobil. Percayalah.

6. Jangan menjadi pengemudi yang buruk.


Ini juga yang harus menjadi perhatian. Ayah atau Ibu tak boleh mengemudikan mobil dengan sembarangan. Kenapa? Ini akan memberikan efek buruk bagi anak yang memang rentan muntah saat berada di mobil. Sebaiknya kemudikan mobil secara perlahan dan mantap.

7. Jika semua gagal, cobalah obat-obatan atau trik antimual.


Konsultasikan pada dokter anak jika kondisinya memburuk. Anak mungkin membutuhkan rekomendasi obat dengan dosis tertentu atau obat antimual alami seperti minyak peppermint.

Untuk itu perlu persiapan yang matang, apalagi jika mengajak anak yang memang yang mudah merasa mual dan muntah dengan keadaan di dalam mobil. Periksa dan lakukan hal tersebut sebelumnya untuk mencegah anak muntah, sehingga perjalanan bisa nyaman dan aman sampai tujuan.

Anak Bunda Sudah Sehat dan Cukup Kasih Sayang atau Belum? Yuk Kenali Bersama!


Seperti layaknya semua makhluk hidup yang hidup dan punya sebuah keluarga, apalagi yang dinamakan dengan orang tua, dimana mereka-lah yang seakan menopang sang anak untuk tetap hidup dengan mengajarkan cara bertahan hidup dan memberi contoh yang baik untuk si kecil.

Baca juga : Jangan Berlebihan, Tak Semua Orang Suka Wewangian, Ini Alasannya!

Anak bagaikan kertas putih yang jadi media orangtua untuk menuliskannya. Perilaku anak akan sesuai dengan apa yang orangtua terapkan padanya. Seperti salah satu contoh, misalnya saja seorang anak yang sehat ditandai dengan pertumbuhan yang sesuai dengan grafik, baik berat badan maupun tinggi badan.

Seorang anak akan tumbuh sesuai pola asuh? Yang pasti dari orang tuanya. Kasih sayang dan cinta orang tua mampu membentuk anak menjadi sosok yang ceria dan percaya diri.

Semua ini bisa terlihat melalui perilaku anak, apakah anak tumbuh sehat dan cukup kasih sayang? Seorang Psikolog, Elizabeth Santosa mengatakan ada ciri-ciri yang diberikan anak melalui perilakunya jika ia cukup kasih sayang.

"Dilihat dari prilakunya menyenangkan. Anaknya? merasa aman dan tidak takut," kata wanita yang karib disapa Lizzie itu di Gandaria City Mall, Kebayoran Lama.

Baca juga : Bukan Setan Ikut Menginap, Ternyata Fenomena "Ketindihan" dalam medis Disebabkan Hal Ini!

Selain itu, yang paling mudah dicermati oleh orangtua adalah mudahnya anak beradaptasi dengan lingkungannya. Ciri lainnya adalah anak anda periang dan ramah. Ia mudah sekali menyapa teman-teman sepermainannya atau teman sekolahnya.

Coba mulai sekarang perhatikan perilaku anak. Jika perilaku anak sudah seperti ciri-ciri di atas, tandanya anak cukup mendapatkan kasih sayang orang tua. Untuk itu, sudah benarkah bunda dalam memberi gizi seimbang dan kasih sayang yang cukup? Ada baiknya untuk mengajarkan kepada mereka dengan tegas namun tetap penuh dengan rasa sayang.

Poles Rumah Tapi Lebaran Masih Jauh? Eits, Ini Rahasianya!


Memasuki bulan Rajab, kemudian Syaban, dan akhirnya bulan Ramadhan akan dinanti oleh setiap umat muslim. Bukan hanya ketiga bulan indah tersebut, namun bulan setelahnya dimana menempatkan sebuah hari yang disakralkan oleh umat Islam di seluruh dunia. Benar sekali, itulah Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga : Tanpa Disadari, Area "Biasa" di Dapur Ini Menyimpan Ancaman Mengerikan!

Namun, ada yang unik dari kebiasaan masyarakat Indonesia, dimana setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat rela menghabiskan banyak uang untuk membenahi, merenovasi, atau sekedar mengganti tampilan rumah agar terkesan lebih "segar".

Padahal, merenovasi secara "dadakan" hasilnya belum tentu maksimal dan membuang banyak uang. Belum lagi bila ternyata kualitas pengerjaannya buruk dan perlu pengulangan. Jika ditarik  "akar masalahnya", umumnya pemilik ingin merenovasi interior rumah lantaran beberapa alasan. Contohnya, kebosanan pada warna dinding, warna dinding sudah pudar, atau adanya rembesan air dari luar.

Sebenarnya, memperoleh "dinding baru" untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut tak perlu harus merenovasi secara dadakan. Pemilik hanya perlu menggantinya dengan papan gipsum.

System Development Representative PT Petrojaya Boral Plasterboad Suwarso mengatakan, biaya yang harus dikeluarkan oleh keluarga-keluarga Indonesia setiap tahun sebenarnya bisa dikurangi dengan penggunaan gipsum. Terutama untuk mengganti penutup dinding dan partisi di dalam rumah. Hari Raya tahun merupakan momentum yang pas memiliki "dinding baru" dari lapisan papan gipsum.

Jika sejak awal pembangunan rumah, pemilik sudah memutuskan untuk menggunakan pelapis dinding dari papan gipsum, waktu dan tenaga bisa dihemat selama proses pembangunan berlangsung. Pasalnya, papan gipsum tidak membutuhkan plamir dan resting seperti tembok batu bata pada umumnya. Setelah berdiri, pemilik rumah dapat segera melapisi papan gipsum  dengan cat atau wallpaper.

"Cat (yang lama) tidak perlu dikerok. Paling tidak, hanya butuh campuran cat yang lebih kental agar dasar warna cat sebelumnya tidak terlihat. Malah, jika dikerok akan merusak tekstur gipsum. Gipsum sendiri tidak perlu diplamir. Langsung pasang, kemudian dicat," ujar Suwarso kepada laman Kompas.

Untuk menyelesaikan masalah kebosanan, pengguna partisi atau dinding berlapis gipsum hanya perlu menyiapkan dan mengaplikasikan cat baru. Sebaiknya, tidak melapisi papan gipsum yang telah dicat dengan wallpaper karena perekat wallpaper akan "mengikat" permukaan cat, bukan permukaan gipsum. Wallpaper akan mudah terkelupas. Sementara, untuk masalah rembes, dapat diselesaikan dengan drywall masonry atau sistem pelapis dinding batu.


Baca juga : Sering Alami Gangguan Tidur? Mungkin Cat Kamarmu Butuh Perubahan!

"Tak kalah penting, menyiasati akibat musim penghujan. Sering terjadi rembes dan cat jadi rusak. Kami ada solusi, yaitu lapisi dengan drywall masonry," lanjut Suwarso.

Konsepnya sederhana, yaitu menutup dinding rembes dengan gipsum. Berikan jarak antara dinding dan gipsum sekitar 2 sentimeter, agar air rembes tidak mengenai dinding gipsum. Sebelum dinding dipasang, lakukan instalasi atas penyangga papan gipsum. Pemasangan papan gipsum harus dibuat "mengambang" atau tidak menyentuh lantai. Pemberian jarak 1 sentimeter  dari permukaan lantai bertujuan agar air menggenang tidak sampai membasahi gipsum.

Nah, bagaimana, sudah siap menyambut sanak saudara dan tamu saat lebaran tiba? Ayo siapkan rumah yang penuh kebahagiaan dan penuhi dengan kesan yang baru di hari yang Fitri.

Potong Bulu Kemaluan Bukan Hanya Sunnah, Karena ini Akibatnya Jika Tidak Dipotong


Pinterest.com

“Sepuluh perkara yang merupakan fithrah: merapikan kumis, memelihara jenggot, bersiwak, memasukkan air ke hidung (ketika berwudhu), memotong kuku, membasuh ruas jari-jemari (ketika berwudhu), mencabut rambut ketiak, mencukur rambut kemaluan, dan istinja`(membersihkan kemaluan setelah buang air”. Salah seorang rawi hadits ini berkata, “Saya lupa yang kesepuluh, (tapi saya menduga bahwa yang kesepuluh adalah berkumur-kumur ketika berwudhu),” (HR. Muslim).

Apakah rambut yang tumbuh di sekitar daerah pribadi merupakan sesuatu yang penting dalam hubungan suami istri? Dari hadits di atas kita tahu ternyata mencukur rambut kemaluan adalah salah satu dari menjaga kebersihan diri, hadits ini hadir tentunya bukan tanpa alasan.

Kenapa harus mencukur rambut kemaluan? Menurut catatan medis sendiri, mencukur rambut kemaluan itu mutlak bagi siapapun karena akan dapat mempersempit pertumbuhan bakteri pada sekitar kemaluan. Selain itu rambut kemaluan yang pendek membuat kulit kemaluan jadi lebih sensitif saat menerima rangs*ngan dan sentuhan dari pasangan sah dan juga mengurangi bau tidak sedap.

Rambut kemaluan memiliki dua fungsi yaitu secara biologis dan sosial. Secara biologis, rambut-rambut yang tersembunyi pada perempuan berfungsi melindungi jaringan vulva yang lembut, dan mempertahankan suhu organ reproduksi tetap normal. Secara sosial, rambut kemaluan sering dipandang sebagai simbol kewanitaan yaitu seorang wanita dewasa memiliki rambut kemaluan yang membedakannya dari gadis kecil biasa.

Berapa lama dibiarkan tumbuh?
Secara umum pertumbuhan rambut kemaluan akan terhenti setelah 2 bulan, jadi rambut yang sudah panjang tidak akan bertambah panjang walaupun tidak dicukur. Jika pada rambut kemaluan yang panjang tersebut tidak terjaga kebersihannya maka akan menimbulkan pertumbuhan bakteri yang sangat mengganggu. Jadi untuk alasan kesehatan dan kebersihan lebih baik bila dibersihkan secara berkala. Tapi akan sangat sulit jika rambut kemaluan kita panjang karena meskipun sudah dibersihkan dengan sabun khusus organ pribadi ditakutkan masih ada bakteri membandel yang nempel di setiap helai rambut kemaluan.

Maka dari itu lebih baik jika kita mencukurnya. Cara mencukur rambut kemaluan bisa dengan alat cukur, mencabut, menggunting, laser, obat penghilang rambut, wax, atau teknik elektrolisa. Yang harus kita ingat, dalam Islam kemaluan itu merupakan salah satu aurat yang mesti dijaga dari orang-orang yang bukan muhrimnya jadi dalam mencukur rambut kemaluan hendaknya dilakukan oleh diri sendiri atau oleh suami atau istri.

Istilah dari mencukur rambut kemaluan adalah istihdad yang disebutkan dengan lafadz: حَلْقُ الْعَانَةِ (mencukur ‘anah). Pengertian ‘anah adalah rambut yang tumbuh di atas kemaluan dan sekitarnya.

Tujuan dari istihdad ini disyariatkan bagi wanita sebagaimana ditunjukkan dalam hadits “Pelan-pelanlah, jangan tergesa-gesa (untuk masuk ke rumah kalian) hingga kalian masuk di waktu malam –yakni waktu Isya’– agar para istri yang ditinggalkan sempat menyisir rambutnya yang acak-acakan/kusut dan sempat beristihdad (mencukur rambut kemaluan)” (HR. Al-Bukhari no. 5245 dan Muslim). Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga berkata kepada Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma: “Apabila engkau telah masuk ke negerimu (sepulang dari bepergian/safar) maka janganlah engkau masuk menemui istrimu hingga ia sempat beristihdad dan menyisir rambutnya yang acak-acakan/kusut,” (HR. Al-Bukhari no. 5246).

Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Ini Kata Raja Salman Tentang Masjid Istiqlal!


Siapa yang tak mengenal raja Arab yang sekaligus menjaga dua kota suci umat muslim ini? Benar beliau adalah Raja Arab Saudi Salman Abdulazis Al-Saud yang beberapa waktu lalu mengunjungi Indonesia untuk hubungan bilateral antar dua negara dan berlibur di Bali setelah kunjungan kenegaraannya tersebut.

Baca juga : Jadi Ikon Baru Semarang, Masjid Bahtera Nabi Nuh Ini Bikin Pikiran Jadi Melayang!

Tahukah bahwa ada hal menarik yang terlintas selain banyaknya kemewahan yang diboyong oleh beliau ke negara kita ini?

Jejak kedatangannya ke Indonesia pada Rabu beberapa waktu lalu, yakni (1/3/2017), Raja Salman telah melakukan beberapa agendanya di Tanah Air. Selain mengunjungi Istana Bogor, Raja Salman juga menyempatkan diri untuk shalat sunnah dua rakaat tahiyatul masjid di Masjid Istiqlal pada Kamis (2/3/2017).

Dalam kesempatan itu juga Raja Arab Saudi Salman Abdulazis Al-Saud memberikan pernyataannya terkait peranan Masjid Istiqlal. Raja Salman mengatakan bahwa peranan Masjid Istiqlal sangat strategis dalam menjaga kemurnian kitab suci Al-Quran dan penyebaran kebudayaan Islam.

Pertama, Masjid Istiqlal memiliki peran strategis dalam menjaga kemurnian Al Quran dan penyebaran kebudayaan Islam,” ujar Kepala Bagian Protokoler dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abd Salam saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta, seperti dikutip Antara Jumat (3/3/2017).

Raja Salman juga mengatakan bahwa kondisi Masjid Istiqlal yang terbesar se-Asia Tenggara, membuatnya bisa menjadi pusat dakwah Islam di wilayah itu.


Baca juga : Kunjungan Raja Salman ke Indonesia, 5 Faktanya Bikin Dunia Menganga!

Raja Salman mengatakan Masjid Istiqlal sangat megah dan besar serta sebagai pusat dakwah di Asia Tenggara. Terakhir, beliau sangat terima kasih atas pelayanan pengurus Masjid Istiqlal,” kata Abu Hurairah Abd Salam menambahkan.

Saat kunjungan ke Masjid Istiqlal juga Raja Salman memberikan kain kiswah, penutup Ka’bah, sebagai cendera mata untuk Masjid kebanggan orang Indonesia itu.

Kunjungan Raja Arab Saudi ini merupakan kali kedua setelah puluhan tahun. Sebelumnya pada tahun 1970, Raja Arab yang kala itu dipimpin oleh Raja Faisal pernah mengunjungi Indonesia. Saat itu Indonesia dalam masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Wah, sungguh menakjubkan ya. Bagaimana menurutmu?

Jangan Berlebihan, Tak Semua Orang Suka Wewangian, Ini Alasannya!


Dalam kehidupan ini, banyak sekali hal yang beragam dan pastinya menimbulkan warna yang berbeda-beda dalam dunia. Seperti salah satu misalnya wangi dari bunga yang berbeda dengan wangi akar cemara. Aroma masakan ibu yang semerbak dan mengundang untuk makan, lain dengan bau buku usang di gudang sekolah.

Baca juga : Bukan Setan Ikut Menginap, Ternyata Fenomena "Ketindihan" dalam medis Disebabkan Hal Ini!

Mengapa kita membahas tentang bau? Karena banyak yang pastinya sudah tahu dengan berbagai macam wewangian yang ada di sekitar kita. Pun tak sedikit pula yang menggunakan wangi-wangian untuk menyamarkan bau tak sedap pada badan. Sehingga akan tercium kesegaran sepanjang hari.

Akan tetapi tahukah kamu bahwa tak semua orang menyukai wewangian? Inilah sebabnya.

Seseorang mungkin tak menyukai wangi krim kulit rekan sekerja atau parfum yang tercium samar milik penumpang kereta yang tepat berada di sebelah. Namun, bagi sebagian orang aroma wewangian lebih dari sekadar cocok atau tidak karena bisa memicu gangguan fisik. Sensitivitas pada wewangian diketahui bisa menyebabkan keluhan serius, misalnya saja menyebabkan gangguan migrain sampai sesak napas.

Dalam sebuah survei yang dilakukan pada 1.100 orang mengenai paparan produk wewangian (parfum, kosmetik, pengharum ruangan, atau pewangi cucian), terungkap apa saja keluhan yang dirasakan responden saat mencium aroma parfum.

Sepertiga responden mengatakan mengalami satu atau lebih gangguan fisik terkait produk wewangian, baik itu yang dipakai sendiri atau paparan dari tubuh orang lain. Reaksi yang paling terjadi adalah kesulitan bernapas, termasuk batuk dan sesak. Hampir 17 persen parsitipan melaporkan keluhan itu.

Sementara itu, 14 persen mengatakan mengalami hidung berair dan mata berair, 10 persen mengalami migrain, 9,5 persen menjawab mengalami gangguan kulit, seperti gatal, ruam, atau dermatitis. Reaksi fisik lainnya adalah serangan asma (7,6 persen) dan gangguan pencernaan. Hampir 5 persen responden menjawab mengalami gejala terkait saraf, misalnya pusing. Keluhan lainnya adalah sulit berkonsentrasi atau kesulitan mengingat.


Baca juga : Ini yang Bikin Gemuk, Bedakan antara Lapar Emosi dan Lapar Fisik!

"Berdasarkan studi ini sudah jelas bahwa efek kesehatan dari sensitivitas wewangian bisa terjadi mendadak, parah, dan berpotensi mengganggu," kata peneliti Anne Steinemann, PhD, dari Melbourne, Australia.

Pada orang yang menderita asma, terkadang mereka tidak berani masuk ke toilet umum atau pertokoan karena takut mencium aroma parfum yang dapat memicu asma. Jika termasuk ke dalam golongan yang sensitif pada wewangian, ada beberapa tips untuk melindungi diri. Misalnya saja mencari udara segar atau membuka jendela untuk mencari ventilasi.

Bukan Setan Ikut Menginap, Ternyata Fenomena "Ketindihan" dalam medis Disebabkan Hal Ini!


Mungkin bagi sebagian orang fenomena ketindihan atau tindihan adalah hal mistis yang alasannya belum banyak diketahui dengan pasti. namun, siapa sangka bahwa hal tersebut cukup bisa dijelaskan dalam lingkup dunia medis. Lantas, apa yang membuat kita seakan mimpi buruk dan seperti terasa nyata?

Baca juga : Ini yang Bikin Gemuk, Bedakan antara Lapar Emosi dan Lapar Fisik!

Bayangkan ini: Anda meringkuk di tempat tidur, ada cahaya masuk melalui jendela dan Anda siap untuk tertidur. Tetapi datang saat menakutkan, Anda tidak bisa bergerak. Pikiran Anda terjaga dan mata Anda bisa melihat, tapi seolah-olah tubuh Anda masih tidur.

"Fenomena ini disebut kelumpuhan tidur atau sleep paralysis. Sekitar 40 persen populasi pernah mengalami setidaknya satu episode kelumpuhan tidur," kata Clete Kushida, MD, PhD, direktur medis dari Stanford Sleep Medicine Center Redwood City, California.

Berikut informasi lebih lanjut tentang apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh ketika Anda bangun dan tidak bisa bergerak.

Terjadi ketika Anda ada di antara bangun dan tidur


Kelumpuhan tidur terjadi ketika Anda berada dalam batas antara tidur dan bangun, kata Dr Kushida. Para peneliti tidak mengerti mengapa seseorang bisa terjadi kehilangan kontrol terhadap ototnya.

"Ada dugaan penyebabnya adalah peralihan dari fase rapid eye movement (REM) saat seseorang tidur dengan sangat dalam, ke fase sadar," kata Neil Kline, DO, seorang dokter ahli gangguan tidur di Lancaster, Pennsylvania dan perwakilan dari American Sleep Association.

"Selama fase tidur REM, pada dasarnya otot kita lumpuh. Sleep paralysis diyakini sebagai warisan evolusi untuk mencegah kita menyakiti diri sendiri saat kita bermimpi."

Biasanya, halusinasi ikut terlibat


Bermimpi buruk saat tidur saja sudah menakutkan. Bayangkan jika mimpi itu datang saat mata Anda terbuka. Mimpi tapi 'bangun' atau halusinasi ini terjadi pada hampir tiga perempat orang dengan kelumpuhan tidur, menurut Dr Kushida.

"Halusinasinya bisa apa saja, mulai dari merasakan ada sesuatu yang merayap di kulit, mendengar sesuatu, melihat sesuatu, atau merasa seperti ada seseorang di dalam ruang kamar, atau diri Anda seperti melayang," kata Dr. Kushida.

Kelumpuhan tidur tidak berlangsung lama


Untungnya, biasanya sleep paralysis berlalu dalam hitungan detik atau menit, ujar Dr. Kushida lagi. Namun, bagi yang mengalaminya, itu terasa seperti selamanya.


Baca juga : Petani Kendeng Semen Kaki, Tahukah Bahwa Akibatnya Bisa Seperti Ini?

Dapat terjadi pada siapa saja


"Tidak ada pengaruh jenis kelamin dalam kasus sleep paralysis," kata Dr Kushida. Umumnya, sleep paralysis dimulai pada usia remaja dan dewasa muda (20-an dan 30-an tahun) dan terus di kemudian hari, katanya. "Sleep paralysis juga dipengaruhi faktor keturunan," tambahnya.

Kurang tidur juga memainkan peran


Kelumpuhan tidur lebih sering terjadi pada orang yang kurang tidur. "Saran terbaik adalah memastikan Anda tidur cukup" kata Dr Kline.

"Rata-rata orang dewasa membutuhkan tujuh setengah sampai delapan jam tidur setiap malam," katanya.

Stres bisa jadi pemicu


Cobalah untuk menghindari stres sebanyak mungkin atau mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan stres. Hal itu akan dapat membantu mengurangi frekuensi kelumpuhan tidur, jelas Dr. Kushida.


Mungkin merupakan tanda dari gangguan tidur lain


Kelumpuhan tidur adalah gejala narkolepsi, gangguan tidur parah, yang menyebabkan kantuk berlebihan di siang hari, kata Dr. Kline. Sleep paralysis juga dapat menjadi tanda bahwa Anda memiliki sleep apnea atau gangguan gerakan tungkai periodik, suatu kondisi di mana kaki Anda sering kedutan saat tidur.

Dokter spesialis gangguan tidur dapat membantu


Jika Anda mengalami kelumpuhan tidur lebih dari beberapa kali dalam setahun dan itu memengaruhi kualitas hidup Anda, sebaiknya berkonsultasi ke dokter spesialis gangguan tidur. Dokter akan membantu Anda mengatur jadwal tidur, serta memberi solusi atas keluhan tidur lainnya yang Anda alami.

"Dengan membereskan sumber masalahnya, tingkat keparahan kelumpuhan tidur akan berkurang atau bahkan hilang sama sekali," kata Dr Kushida.

Ini yang Bikin Gemuk, Bedakan antara Lapar Emosi dan Lapar Fisik!


Mungkin ada banyak orang yang sering mempunyai nafsu makan yang teramat besar, hingga ingin mencicipi kudapan apa saja yang terlintas di kepala. Namun tak sedikit juga setelah makan apa yang diharapkan, malah timbul perasaan bersalah. Awas lho, bisa jadi itu lapar emosi. Apa maksudnya?

Baca juga : Bosan dan Tak Bisa Berpikir dengan Baik? Lakukan Hal Ini Saat Jam Kerja!

Seringkali, kita makan untuk memuaskan nafsu dan keinginan kita pada makanan tertentu, bukan karena kita lapar. Selain itu, kita juga ingin makan sesuatu untuk menghilangkan stress, menghilangkan kebosanan, atau untuk teman nonton film. Itulah yang disebut emotional eating. Emotional eating adalah dorongan makan yang muncul untuk memenuhi kebutuhan emosi, bukan untuk memenuhi kebutuhan fisik.

Kita memilih suatu makanan sebagai alasan untuk membuat perasaan lebih bahagia, atau menghilangkan kebosanan memang baik. Namun, jika kita menggunakan makanan sebagai jalan keluar dari masalah kita, hati-hati, kita akan terperangkap dalam siklus emotional eating yang tidak sehat, seperti yang dijelaskan oleh Naomi Ernawati Lestari, S.Psi., M.Psi, psikolog di Light House Indonesia.

Ada perbedaan yang bisa dilihat, apakah kita sedang lapar emosi atau lapar fisik. Lapar emosi biasanya muncul secara tiba-tiba, seperti misalnya ingin makan di cafe yang sedang kita lewati, ingin memesan berbagai kue yang ada di depan kita. Rasa ingin makan dan lapar emosi itu ingin dipenuhi sesegera mungkin. Selain itu, menginginkan makanan tertentu.

Ingat-ingat, apakah kita sering beralasan sedang ngidam saat ingin makan sesuatu padahal kita tidak dalam kondisi hamil? Itulah salah satu tanda lapar emosi.


Baca juga : Menurut Para Ahli Hanya Buang Uang, Padahal Bergizi! Lho?

Kemudian, setelah kita membeli dan makan makanan yang kita inginkan itu, bisa saja kita masih merasa lapar dan ingin makanan yang lain. Setelahnya, lapar emosi juga membuat kita memiliki perasaan bersalah, tidak berdaya, dan malu karena telah makan.

Berbeda dengan lapar fisik yang muncul secara bertahap dan masih bisa ditahan, kita akan makan makanan yang memang menurut kita mengenyangkan. Kita juga mengontrol porsi sesuai kebutuhan kita, dan akan berhenti makan bila merasa lapar. Selain itu, lapar fisik juga tidak membuat kita merasa menyesal karena makan.

Ayo mengaku, hari ini kita makan karena lapar emosi atau lapar fisik?

Kisah Wanita Bukan Muslimah tapi Hafal Al Qur'an Hingga Kitab-Kitab Lainya?????


Ilustrasi via pexels.com

Alkisah sebuah pesawat terbang melintasi daratan Afrika. Diantara penumpang pesawat itu ialah Habib Quraisy, disebelahnya ada seorang ibu tua berpakaian dengan penutup semisal jilbab. Usia ibu itu berkisar antara 65 atau 70 tahun. Sepanjang perjalanan, terjadi dialog diantara kedunya. Ibu itu menyapa Habib Quraisy dan menanyakan tempat tujuannya dengan berbahasa arab yang fasih.

“Kemana Anda akan pergi?” tanya ibu itu.

“Saya akan transit ke Yordan kemudian melanjutkan perjalanan ke Yaman,” jawab habib.

“Dimana asal Anda?”

“Saya berasal dari Indonesia,” jawab habib.

Mengetahui Habib Quraisy orang Indonesia, ibu itu kemudian mengubah percakapannya menggunakan bahasa Indonesia. Padahal dari logatnya, habib nampaknya mengetahui jika ibu itu orang Jerman.

“Adik di Indonesia dimana?” tanya ibu itu melanjutkan.

“Saya di Jawa”.

Sejalan dengan waktu, perbincangan ibu itu mengarah kepada hal-hal yang berkaitan dengan agama. Ia mulai mengupas pembahasan Al Qur’an dengan indah dan mahirnya. Habib pun penasaran atas kehebatannya menjelaskan Al Qur’an dan bertanya,

“Apakah Ibunda hafal Al Qur’an ?”

“Ya, saya telah menghafal Al Qur’an dan saya rasa tidak cukup hanya menghafal Al Quran sehingga saya berusaha menghapal Tafsir Jalalain dan saya pun hafal.”

Tidak sampai disitu saja, ibu itu melanjutkan pembicaraannya.

“Namun Al Qur’an harus bergandengan dengan hadist. Sehingga saya kemudian berupaya lagi menghafal hadist tentang hukum sehingga saya hafal kitab hadist Bulughul Marom di luar kepala.”

“Lantas saya masih belum merasa cukup, karena di dalam Islam bukan hanya ada halal dan haram tapi harus ada fadhailul amal, maka saya pilih kitab Riyadhus Sholihin untuk saya hafal dan saya hafal,” tutur ibu itu mengenai pendalamannya tentang Islam kepada Habib Quraisy.

“Di sisi agama ada namanya tasawuf, maka saya cendrung pada tasawuf sehingga saya memilih kitab Ihya Ulumuddin dan sampai saat ini saya sudah 50 kali mengkhatamkan membacanya. Saking seringnya saya membaca Ihya Ulumuddin sampai-sampai Bab Ajaibul Qulub saya hafal di luar kepala.”

Habib Quraisy terperangah melihat kehebatan dan luar biasanya ibu itu. Namun karena tidak mau percaya begitu saja, Habib pun akhirnya mencoba menguji kebenaran perkataannya. Apakah benar ia telah hafal Al Qur’an? Apakah benar ia menguasai Tafsir Jalalain tentang asbabun nuzul dan qaul Ibnu Abbas?

Baca Juga: Niatnya Ingin Mempermalukan Pemuda Muslim, 1 Gereja ini Malah Menjadi Mualaf Seketika

Setelah melalui beberapa pertanyaan. Ternyata memang benar ibu itu hafal Al Qur’an, bahkan ia mampu menjawab tafsirnya dengan mahir dan piawai.

Ketika Habib mengangkat permasalahan ihya mawat yang ada di dalam kitab Bulughul Maram ibu itu pun menjabarkannya dengan cukup jelas.

Ketika Habib membahas tentang hadist Riyadhus Sholihin, ibu itu menyebutkan sesuai apa yang disebutkan dalam kitab Dalailul Falihin sebagai syarah kitab hadist tersebut.

Dan lagi, saat ibu itu menjelaskan masalah psikologi hati berbasis kitab Ihya Ulumuddin pada pasal ajaibul qulub. Kembali Habib dibuat heran oleh ibu itu. Menurutnya–sejauh ini selain gurunya–Habib belum pernah menemukan orang sekaliber ibu tersebut yang duduk tepat di sampingnya.

Tak lama, pesawat yang ditumpangi habib dan ibu itu landing. Saat pesawat itu sudah benar-benar berhenti, para penumpang semuanya menyiapkan diri termasuk barangnya bawaannya untuk menuruni pesawat. Begitu pula ibu itu mengambil tasnya yang di ada di kabin, karena sudah merasa kenal, habib mencoba membantu mengambilkan tas ibu itu dan menurunkan tiga tas lainnya ke lantai pesawat.

Subhanallah. Ketika Ibu itu menunduk untuk mengambil tasnya, seutas seutas kalung yang bertanda palang salib nampak terlihat.

Seperti petir menyambar di siang bolong, Habib Quraisy menunduk dengan lemah. Ibu itu hanya tersenyum dan mengatakan, “Akan saya jelaskan kepadamu nanti di hotel”.

Akhirnya keduanya bertemu. Kepada Habib Quraisy, ibu itu menjelaskan, “Saya bukan orang Kristen, mengapa saya keluar dari Kristen? Karena saya menganggap Kristen itu hanya dongeng belaka. Dan kalung ini bukan berarti saya Kristen, ini adalah pemberian almarhumah ibu saya.”

Ibu itu pun mengatakan bahwa ia telah mempelajari beberapa agama, Kristen, Hindu dan juga Islam. Ia juga sempat mengungkapkan ketertarikannya mengenai keagungan yang ada di balik wahyu Allah Swt dan hadits Nabi Muhammad Saw.

“Ibu apa agamanya sekarang?” tanya habib.

“Saya tidak beragama.”

“Seandainya Ibu masuk agama Islam, begitu membaca syahadat, ibu akan langsung mendapat titel ustadzah haji”. karena demikian luas ilmu yang ia miliki kata Habib.

“Mungkin karena saya belum dapat hidayah dari Allah,” jawab ibu itu.

Kisah anak Berbhakti yang Mengharukan, Dengan Uang Seadanya ingin Belikan Baju untuk Ibunya

Habib Quraisy sempat menetaskan air mata bersyukur kepada Allah Swt, bagaimana orang seperti dia yang sudah hafal Al Qur’an dan lain sebagainya, belum Allah izinkan untuk beriman kepada-Nya. Sementara kita tanpa usaha apapun, telah dipilih oleh Allah Swt untuk menjadi seorang yang muslim.

Ibu itu bernama Ann Marie Schimmel, ahli terkemuka dalam literatur Islam dan mistisisme (tasawuf), berkebangsaan Jerman. Ann mengajar di 3 Universitas terkemuka di 3 negara berbeda. Ann dikenal memiliki ingatan fotografis. Wafat tahun 2003 di usia 80 thn. []

Berhati-hatilah, Karena Lidah Itu Senapan, Maka yang Terlontar Adalah Peluru!


Ada yang bilang mulutmu itu harimaumu, dan yang terjadi memang ialah karena alasan lidah tak bertulang yang membuat ia mudah bergerak dan mengucapkan kata-kata. Mulai dari sebuah lantunan bacaan Al-Qur'an, ucapan yang bermakna, sampai celaan yang membuat luka.

Baca juga : Cinta itu Makanan Jiwa, Entah Halal atau Haram, Kamu yang Menentukan!

Lisan orang yang berakal muncul dari balik hati nuraninya. Maka ketika hendak berbicara, terlebih dahulu ia kembali kepada nuraninya. Apabila ada manfaat baginya, ia berbicara dan apabila dapat berbahaya, maka ia menahan diri. Sementara hati orang yang bodoh berada di mulut, ia berbicara sesuai apa saja yang ia mau." (HR. Bukhari-Muslim).

Betapa banyak orang yang sukses dan disegani karena menjadi pembicara ataupun motivator. Sebaliknya, tak sedikit yang mengalami masalah besar lantaran perkataan yang keluar dari mulutnya sering sembarangan.

Oleh karena itu sebagai seorang muslim harus berhati-hati sebelum berkata. Beberapa hal di bawah ini perlu kamu perhatikan sebelum menumpahkan kata-kata kepada orang lain.

1. Tidak Berkata Keji dan Mencela


Bukanlah seorang mukmin jika suka mencela, melaknat, dan berkata-kata keji." (HR Tirmidzi).

Hadits di atas cukup menjadi pengingat bagi kita untuk tidak membiasakan berkata keji. Belum tentu kamu lebih baik daripada orang yang kamu cela. Bisa jadi ia yang kamu cela lebih pantas menghuni surga dibandingkan kamu.


2. Pikir Dahulu Sebelum Berbicara


Sekali kata-kata buruk keluar dan menyakiti orang lain, maka kamu tidak bisa mencabutnya. Bahkan ada beberapa orang yang sulit mengikhlaskan sakit hatinya meskipun kamu sudah meminta maaf. Oleh karena itu berpikir sebelum berbicara sangat penting. Pikirkan dahulu apakah perkataanmu benar atau salah. Jika benar pikirkan juga apakah menyakiti orang lain atau tidak.

Meskipun kamu mendapat informasi yang benar sekalipun, kamu tak pantas menyampaikan semua yang kamu dengar. Kamu harus memilah mana yang pantas dikatakan dan mana yang tidak pantas dikatakan. Seperti sabda Rasulullah SAW, “Cukuplah menjadi suatu dosa bagi seseorang yaitu apabila ia membicarakan semua apa yang telah ia dengar." (HR. Muslim).

3. Sekali Bohong Akan Selalu Bohong


Jika kamu sekali berbohong, maka kamu akan melakukan kebohongan-kebohongan yang lain untuk menutupi kebohonganmu yang pertama. Kamu seakan masuk ke dalam lingkaran kebohongan dan semakin sulit keluar darinya. Oleh karena itu sebisa mungkin hindari kebohongan. Pegang teguh kejujuran meskipun itu pahit dan tidak mudah.

4. Jangan Debat Kusir


Aku jamin rumah di dasar surga bagi yang menghindari berdebat sekalipun ia benar, dan aku jamin rumah di tengah surga bagi yang menghindari dusta walaupun dalam bercanda, dan aku jamin rumah di puncak surga bagi yang baik akhlaknya." (HR Abu Daud).


Baca juga : Wahai Wanita, Jangan Menjual Rambutmu Sembarangan, Ini Akibatnya Jika Kamu Tahu!

Debat kusir adalah debat yang tidak memberikan manfaat. Menang tidak mendapatkan apa-apa dan kalah hanya akan sakit hati. Jika ada orang yang mengajakmu berdebat segeralah menghindar. Adab berbicara ini juga berlaku di sosial media. Jangan asal update status dan share informasi yang belum terbukti kebenarannya.

5. Hindari Ghibah


Kamu sudah sering mendengar bahwa membicarakan aib saudaramu sama saja dengan memakan bangkai saudaramu sendiri. Tentu kamu tidak akan suka memakan bangkai saudaramu. Oleh karena itu hindarilah ghibah. Biasanya kaum hawa yang paling banyak melakukan ghibah.

Jika memang kamu kesulitan menghindar dari pembicaraan yang demikian, hindarilah lingkungan yang suka membicarakan aib orang lain. Hindari juga menonton acara infotainment yang membicarakan keburukan artis. Selain menumpuk catatan dosa, kamu hanya membuang waktu menonton acara yang tidak bermanfaat.

Menjadi sebuah kesimpulan, seseorang yang ingin hidup dengan damai hanya karena sebuah ucapan. Maka jagalah lidah, jaga hati dan pikiran pula. Sehingga apapun yang dilakukan semata-mata hanya mengharap ridha dari Allah SWT agar semua berjalan dengan baik dan kita semua digolongkan ke dalam orang-orang yang beriman dan beramal shaleh.

Cinta itu Makanan Jiwa, Entah Halal atau Haram, Kamu yang Menentukan!


Apa yang seseorang ketahui tentang cinta? Mungkin bagi banyak orang, cinta merupakan ketertarikan antara satu individu dengan yang lain, dimana pada akhirnya mereka akan saling membutuhkan dan terikat untuk tetap bersama. Seperti roti lapis dengan isian coklat didalamnya bukan? Sangat lengket.

Baca juga : Wahai Wanita, Jangan Menjual Rambutmu Sembarangan, Ini Akibatnya Jika Kamu Tahu!

Benar, cinta itu seperti makanan yang diperlukan saat kita lapar. Menolak makanan yang enak, segar, dan sehat adalah sebuah penyiksaan dan menzalimi diri sendiri. Mengambil makanan yang kotor, busuk, dan mendatangkan penyakit serta mudharat juga sesuatu yang boleh mengundang murkaNya. Ketika seseorang memiliki keinginan untuk makan itu, makan ini, apakah dia salah? Lihatlah, keinginan itu tidak salah, yang salah adalah ketika bagaimana dia mengekspresikan keinginannya.

Jika dengan cara dia memasak sendiri, atau mencari uang lewat pekerjaan yang halal untuk membeli makanan itu, atau mengusahakan sendiri dengan bercucuk tanam dan seumpamanya, itu sesuatu yang sangat mulia, bahkan Dia redhai dengan ganjaran yang sungguh luar biasa. Tapi, jika ia mendapatkannya dengan mencuri, atau melakukan kerja-kerja yang haram, dia sedang mengundang murka Allah terhadap dirinya.

Demikianlah cinta, saat jiwa lapar, cinta itu datang layaknya sebuah makanan, dan saat ini, iman, emosi, dan akal akan saling beradu memain peran, mereka berargumen dan saling menejelaskan satu sama lain tentang jalan terbaik untuk mendapatkan 'makanan' itu.

Lihatlah apa yang kuat, ia lah yang menang.


Bila yang kotor yang menang, maka kotorlah nilai cinta itu, bila yang suci yang menang, maka sucilah nilai cinta itu. Perasaan dan keinginan tidak salah, yang salah adalah reaksi dan respon kita terhadap perasaan dan keinginan itu.

HARAM, apakah ia menginginkan sebuah perzinaan dan hanya cinta semu sebagai pemuas nafsu.

HALAL, jika seseorang itu meyakini untuk hubungan ke arah pernikahan dan menjauhi zina sebelum terikat di hadapan Allah SWT?

Satu hal yang kita tahu, tak semua makanan yang kita inginkan akan kita dapatkan, walaupun keinginan itu benar-benar wujud dan kuat. Cinta, tidak salah, jalan-jalan mendapatkan cinta, itulah yang menentukan ia salah atau benar, ia mengundang redha atau murka Allah.

Semoga kita mengelola 'cinta' dengan acuan yang sudah Dia sediakan lewat risalah-Nya.


Oh ya, jangan menyiksa diri ketika kau tak mendapatkan makanan yang kau inginkan, masih banyak makanan yang halal dan boleh kau dapatkan dengan jalan yang halal. Jangan sampai kau dapatkan yang haram atau dengan jalan yang haram hanya kerana ingin menghilangkan rasa laparmu, demi memenuhi keinginanmu terhadap makanan itu.


Baca juga : Yuk Berhijab Cantik A la Selebgram Nesa Aqila, "Gausah Takut Tua Karena Hijab!"

Untuk apa kau kenyang sedang murka Allah menyertaimu? Pilihlah untuk kenyang dengan ridha-Nya. Hidupmu akan berkah dan selalu dalam naungan rahmat-Nya. Makanlah makanan itu dengan ikhlas sekalipun jika ia bukan makanan yang kau inginkan, ia tetap bisa mengenyangkanmu, yang penting Dia redha dan tidak murka kepadamu, itulah yang lebih nikmat melebihi apapun.

Namun, jika kau diberikan kekuatan dan kemampuan untuk mendapatkan makanan itu, sesukar apapun, semahal apapun, sajauh manapun ia berada, silahkan, kau berhak memenuhi keinginanmu, asal kau pilih dan jaga jalan-jalan dan haluan yang ingin kau gunakan untuk mendapatkannya, jangan sampai menghilangkan barokah dan mengundang murka-Nya pula.

Wahai Wanita, Jangan Menjual Rambutmu Sembarangan, Ini Akibatnya Jika Kamu Tahu!


Rambut merupakan mahkota manusia yang mampu membuat seseorang menjadi terlihat lebih segar dan masuk ke dalam salah satu aurat yang wajib ditutupi bagi kaum wanita. Mulai dari rambut yang pendek hingga panjang, rambut tersebut bisa diatur sedemikian rupa agar terlihat indah. Namun jika dirasa cukup mengganggu, bisa saja dipotong dengan membawanya ke salon terdekat.

Baca juga : Yuk Berhijab Cantik A la Selebgram Nesa Aqila, "Gausah Takut Tua Karena Hijab!"

Setelah potong rambut di salon, kemana kah bekas rambut yang dipotong tersebut? Mungkin ada sebagai bagian dari kita yang membawa bekas rambut tersebut dan ada juga yang meninggalkannya di salon tersebut. Kemanakah bekas potongan rambut yang tidak dibawa pemilik itu? Apakah dijual? Atau dibuang?

Lalu kalau dijual bagaimana hukumnya dalam Islam?


ولا يجوز بيع شعور الإنسان، ولا الانتفاع بها؛ لأن الآدمي مكرم لا مبتذل، فلا يجوز أن يكون شيء من أجزائه مهانًا ومبتذلاً

Tidak boleh memperdagangkan rambut manusia, atau memanfaatkannya. Karena manusia itu dimuliakan dan tidak boleh dihinakan. Karena itu, tidak boleh ada anggota tubuhnya yang dihinakan atau diremehkan,” (al-Inayah Syarh al-Hidayah, 9/136).

Kemudian dalam Syarh Mukhtashar Khalil—kitab Madzhab Maliki—dinyatakan,

تنبيه: سئل مالك عن بيع الشعر الذي يحلق من رؤوس الناس؟ فكرهه

Catatan, Imam Malik ditanya tentang hukum menjual rambut hasil cukur seseorang? Dan beliau membencinya. (Syarh Mukhtashar Khalil, 1/83).

An-Nawawi dalam al-Majmu’—syafi’iyah—mengatakan,

ما لا يجوز بيعه متصلاً لا يجوز بيعه منفصلاً، كشعر الآدمي

Sesuatu yang tidak boleh dijual ketika masih menempel, juga tidak boleh dijual setelah terpisah, seperti rambut. (alMajmu’ Syarh Muhadzab, 9/254).


Baca juga : Ingin Cantik Tak Perlu Sakit dan Mahal, Cara Mudah Ini Jawabannya!

Kemudian al-Buhuti dalam Kasyaf al-Qana’—kitab hambali—mengatakan,

ولا يجوز استعمال شعر الآدمي مع الحكم بطهارته لحرمته، أي احترامه

Tidak boleh memanfaatkan rambut manusia, meskipun statusnya suci. Karena manusia itu mulia. (Kasyaf al-Qana’, 1/57). Allahu a’lam.

Oleh karena itulah, ada baiknya untuk tak memperjual belikan rambut manusia, atau misalnya saja yang biasa diberikan alasan untuk membuat wig menjadi lebih natural dan lembut dengan rambut asli. Semoga kita selalu diberikan ampunan oleh Allah SWt, sehingga menjadi orang yang sadar akan nikmat dari-Nya dan menjaga diri dari hal-hal yang bisa menimbulkan dosa.

Yuk Berhijab Cantik A la Selebgram Nesa Aqila, "Gausah Takut Tua Karena Hijab!"


Sebagai umat muslim yang dianjurkan untuk menutup auratnya agar tak menimbulkan keburukan dari godaan setan, maka salah satu anjuran bagi setiap wanita muslim untuk menutup aurat mereka dari atas kepala hingga ujung kaki, terkecuali bagian-bagian yang tidak apa-apa untuk dibuka.

Baca juga : Hendak Rujuk Namun Ragu Bagaimana Pandangan Islam? Simak Ini Baik-baik!

Semakin berkembangnya zaman, dulu cara menutup aurat yang dianggap sangat kuno dan tak bisa masuk dalam mode fashion, ternyata sudah dijawab di era sekarang ini yang membuat bentuk penutup aurat, atau yang biasa dikenal dengan busana muslim dan hijab, menjadi semakin berwarna.

Di Indonesia sendiri juga sudah mulai banyak yang memutuskan untuk mengenakan jilbab setiap hari. Meski sudah ada niatan, namun beberapa muslimah lainnya ada yang masih merasa takut atau khawatir mengenakan jilbab.

Padahal mengenakan jilbab sesungguhnya bukan batasan atau pun penghalang. Menurut selebgram Nesa Aqila, tak perlu khawatir untuk memakai jilbab di usia muda. Nesa menekankan, perasaan takut atau khawatir terlihat kuno dan aneh saat memakai jilbab bukan menjadi alasan. Pasalnya, kini sudah banyak sumber yang bisa dijadikan sebagai referensi dalam berbusana.

Senada juga diungkapkan oleh desainer busana muslim Jenahara Nasution. Menurutnya, penting untuk meyakinkan diri dalam mengenakan hijab agar tetap istiqamah ke depannya.


Baca juga : Ingin Cantik Tak Perlu Sakit dan Mahal, Cara Mudah Ini Jawabannya!

Menurut aku, jangan takut pakai hijab tetapi yang penting harus yakin dulu jangan sampai hari ini pakai, next day buka. Makanya mengerti dulu kenapa aku harus pakai hijab, mengerti value-value ke depannya agar lebih istiqamah,” saran Jenahara melalui akun YouTube pribadinya.

Perihal gaya busana dan hijab yang diaplikasikan, memang banyak hijabers pemula yang merasa kesulitan dan kebingungan dalam memadumadankan gaya. Nesa Aqila juga menyarankan agar mereka bisa memperbanyak teman yang sudah mengenakan jilbab.

So, jangan takut terlihat kuno dan tua saat mengenakan hijab. Justeru dengan tatanan yang apik dan islami akan memancarkan keindahan dan kecantikan yang luar biasa dari luar dan dari dalam dirimu. Ayo berubah menjadi lebih baik.

Hendak Rujuk Namun Ragu Bagaimana Pandangan Islam? Simak Ini Baik-baik!


Menjadi pasangan suami istri, selain membutuhkan kesiapan mental dan materi yang cukup, juga haruslah menyiapkan tiang pendirian yang kokoh untuk diniatkan bersama hingga maut memisahkan. Karena bukan hanya menyatukan dua hati dan insan manusia saja, namun juga dua keluarga besar yang sebelumnya saling tak mengetahui satu sama lain.

Baca juga : Ingin Cantik Tak Perlu Sakit dan Mahal, Cara Mudah Ini Jawabannya!

Namun begitu masih banyak orang yang melakukan hal tersebut dengan dalih sudah tak tahan dengan perilaku yang lain. Sudah banyak yang berpisah dan meninggalkan luka dan amarah, sehingga setiap kali ditanya tentang si dia yang telah jauh, maka yang ada tinggal kenangan pahit saja.

Perceraian adalah sebuah tingkah laku seorang suami istri yang dibolehkan namun sangat dibenci oleh Allah Swt. Namun pada persoalan perceraian ini ada solusi untuk memperbaikinya, yaitu dengan cara rujuk. Tapi bagaimanakah tata cara rujuk yang benar?

Rujuk tidak ada aturan harus didepan penghulu, tidak pula diharuskan ada dua orang saksi, akan tetapi disunahkan mengdatangkan saksi ketika rujuk, berdasarkan firman Allah Ta’ala,

فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا ذَوَيْ عَدْلٍ مِنْكُمْ وَأَقِيمُوا الشَّهَادَةَ لِلَّهِ ذَلِكُمْ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجاً) سورة الطلاق: 2)

Apabila mereka telah mendekati akhir iddahnya, Maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah. Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar.” SQ. At-Talaq: 2.


Baca juga : Apakah Allah Membenciku, Sehingga Wajahku Buruk Rupa?

Sang isteri pun jika ingin dirujuk tidak harus ada di rumah sang suami, bisa juga diluar rumah atau pun di rumah keluarga sang isteri.

Karena itu, jika Anda telah mengatakan kepada isteri Anda, engkau saya rujuk, maka rujuknya dianggap sah, maka dia menjadi isteri Anda kembali. Kecuali jika talaknya berdasarkan imbalan, yaitu dia membayar sejumlah uang tertentu kepada Anda, atau dia tidak menuntut harta yang menjadi haknya dari Anda, maka itu dianggap khulu’, atau talaq ba’in, maka dia tidak dapat kembali kepada Anda kecuali dengan akad baru dan mahar baru.

Ingin Cantik Tak Perlu Sakit dan Mahal, Cara Mudah Ini Jawabannya!


Siapa sih yang tak ingin cantik? Semua orang khususnya wanita ingin agar wajah dan tubuh mereka terlihat molek dengabn paras yang rupawan. Namun, banyak sekali orang di era sekarang ini yang menginginkan kecantikan dengan jalan yang cukup menantang. Seperti misalnya saja diet ketat, permak wajah, hingga yang paling mengerikan adalah melakukan operasi plastik.

Padahal Islam telah menunjukkan cara yang mudah lho untuk tetap mempunyai paras cantik nan apik. Bagaimana caranya?

Baca juga : Apakah Allah Membenciku, Sehingga Wajahku Buruk Rupa?

Islam memandang bahwa wanita dikatakan cantik bukan karena parasnya yang ayu. Bukan juga wajah putihnya yang bersinar menyilaukan mata. Karena kecantikan yang dilihat secara fisik hanya akan bertahan sementara. Dan itu hanyalah kecantikan dunia yang fana.

Cantik bukanlah berasal dari luar, melainkan dari dalam jiwa. Kecantikan tersebut akan terpancar pada saat wanita muslim melakukan ibadah berikut. Apa saja ibadah tersebut?

1. Dzikir


Dzikir adalah kegiatan mengingat Allah SWT dengan lafadz-lafadz. Tidak dipungkiri bahwa ibadah ini akan memunculkan ketenangan jiwa. Hal ini pun sudah dijelaskan dalam Alquran. Bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan terasa tentram.

(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram” . (QS. Ar Ra’d : 28)

2. Wudhu


Wudhu adalah langkah pertama dalam melakukan ibadah. Dengan berwudhu maka tubuh akan terbebas dari kotoran dan juga najis yang tak terlihat oleh mata. Tak hanya itu, dalam segi kesehatan banyak penelitian yang membuktikan bahwa wudhu memiliki banyak manfaat. Pada hari kiamat nanti  Nabi Muhammad bisa mengenali umatnya karena ada bekas wudhu.

Sejatinya ummatku pada hari qiyamat akan datang dalam kondisi wajah dan ujung-ujung tangan dan kakinya bersinar pertanda mereka berwudlu semasa hidupnya di dunia“ (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Puasa


Jika kaum barat mengenal istilah diet dalam kehidupannya, maka islam telah mengenal istilah serupa dengan sebutan puasa. Bedanya, puasa merupakan suatu ibadah yang bernilai pahala. Dan puasa berkali-kali lebih baik dari diet, selain menyehatkan badan puasa juga bisa menjadi penangkal diri dari nafsu dan syahwat, serta amarah dan mengendalikan emosi.

4. Salat Tahajud


Saat sebagian orang tertidur pulas dan seorang muslim bersujud dalam tahajudnya, maka saat itu Allah swt membuat wajahnya berseri-seri.

Barangsiapa banyak mengerjakan shalat di malam hari, wajahnya akan berseri di pagi hari” . (HR. Ibnu Majah)


Baca juga : Bagaimana Kita Hanya Duduk Diam, Sementara Semua Terus Berlalu, Sadarkah?

5. Zakat dan Sedekah


Zakat dan sedekah sama dengan mengeluarkan harta kita untuk orang lain. Hal ini menghindarkan muslimah dari kecintaannya terhadap duniawi. Orang yang cinta dunia akan lebih cepat stres memikirkan apa yang bisa dibeli lagi, bagaimana menyimpan uang agar menjadi banyak, memikirkan barang-barang milik tetangga yang harganya lebih mahal.

Keseluruhan rangkaian ibadah tersebut jika dilakukan akan memberikan kecantikan yang hakiki pada jiwa seorang wanita muslim. Sehingga bukan hanya cantik dari luar saja, namun karena memperbaiki diri dari dalam yang membuat kecantikan menjadi terpancar kuat dan indah lewat sebuah ketulusan.

Apakah Allah Membenciku, Sehingga Wajahku Buruk Rupa?


Pernah aku membayangkan, bagaimana jika wajahku sangatlah rupawan dan mampu memikat hati banyak orang. Layaknya public figure yang berlalu-lalang di kaca televisi, dimana banyak orang yang akan menoleh dua kali padaku berkat pesona wajahku.

Bukan untuk pamer tentu saja, namun terkadang menjadi sebuah pertanyaan, mengapa mereka yang terlihat rupawan bisa sampai seakan sempurana meskipun tertidur dengan mulut menganga sekalipun? "Apakah mungkin Tuhan tengah tersenyum saat menciptakan mereka?"

Baca juga : Bagaimana Kita Hanya Duduk Diam, Sementara Semua Terus Berlalu, Sadarkah?

"Atau hanya saja nasibku yang mempunyai wajah tak serupawan mereka, serta apakah Allah membenciku?"

Mungkin bagi sebagian orang yang merasa dirinya tak sebegitu cantik atau tampan, ketahuilah terlebih dahulu bahwa rupawan atau sebaliknya sama seperti sehat dan sakit, kaya dan miskin, sukses dan gagal, semua itu adalah rizki dari Allah kepada hamba-hamba-Nya sesuai dengan hikmah, rahmat dan karunia-Nya.

Semua bentuk pemberian Allah tersebut bukan berarti menjadi bukti cinta Allah kepadanya, begitu juga sebaliknya, yaitu; tidak berarti yang tidak diberi menunjukkan bahwa Allah benci dan murka kepadanya. Allah –subhanahu wa ta’ala- berfirman:

( فَأَمَّا الإنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِي * وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِي * كَلا بَل لا تُكْرِمُونَ الْيَتِيمَ * وَلا تَحَاضُّونَ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ * وَتَأْكُلُونَ التُّرَاثَ أَكْلا لَمًّا * وَتُحِبُّونَ الْمَالَ حُبًّا جَمًّا ) الفجر/15-20 .

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata: “Tuhanku telah memuliakanku”. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: “Tuhanku menghinakanku”.


Baca juga : Karena Sabar Itu Marah yang Tertunda, Maka Mengalahlah

Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim, dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin, dan kamu memakan harta pusaka dengan cara mencampur baurkan (yang halal dan yang bathil), dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan”. (QS. Al Fajr: 15-20).

Oleh karenanya, kita patut bersyukur dengan segala apa yang Allah berikan tanpa syarat apapun. Jadi, masihkah kita meragukan apa yang dikaruniakan oleh Allah SWT kepada kita semua? Ingatlah bahwa nikmat Tuhan manakah yang bisa kita dustakan, tidak ada bukan?

Semoga kita menjadi seseorang yang beriman dari hari ke hari dan selalu bersyukur setiap saat.